Lombok Post
Sportivo

KONI Fasilitasi Atlet Atletik ke Jatim Open

LATIHAN FISIK: Atlet atletik Ridwan melatih fisik untuk persiapan Pelatda Mayung di Lapangan Lawata Atletik Mataram, kemarin (9/2). HARLI/LOMBOK POST

MATARAM – KONI NTB akan memfasilitasi atlet atletik Pelatda Mayung ke Jatim Open, 2 Maret mendatang. Sebelumnya, atlet sempat dibuat galau karena belum ada kepastian terkait keberangkatan mereka.

Ketua KONI NTB Andy Hadianto menegaskan, pihaknya akan membantu memfasilitasi atlet yang mengikuti Jatim Open.

“Ya harus kita berangkatkan mereka,”kata Andy, Rabu (16/2).

Jatim Open ini menjadi salah satu ajang evaluasi Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) terhadap atlet Pelatnas. Untuk itu, atlet NTB yang akan direkomendasikan berangkat pada kejuaraan tersebut harus menunjukkan hasil maksimal. “Mereka harus berusaha menjadi yang terbaik di Jatim Open nanti,” pinta dia.

Sementara, Ketua Pengprov PASI NTB H Suhaimi mengaku sudah merekomendasikan nama-nama atletA� yang akan dikirim ke Jatim Open. Seluruhnya penghuni Pelatda Mayung. “Atlet yang masuk pelatda itu kita jadikan prioritas untuk mengikuti kejuaraan itu,” kata Suhaimi, kemarin (17/2).

Berdasarkan catatan KONI NTB ada sebanyak 12 atlet yang masuk dalam Pelatda Mayung. Seluruhnya, atlet peraih medaliA� pada PON XIX/2016 Jawa Barat.

“Semua punya peluang menjadi juara pada Jatim Open,” jelasnya.

Dia menjelaskan, saat ini ada beberapa atlet yang masuk keA� Pelatnas. Melalui event ini, dia berharap mereka bisa menampilkan yang terbaik, terutama bagi atlet yang belum dipanggil ke Pelatnas. “Ini ajang untuk membuktikan diri bagi atlet NTB,”ujarnya.

Selain untuk seleksi menuju Pelatnas, kejuaraan itu sangat tepat dijadikan evaluasi bagi penghuni Pelatda Mayung. “Sangat tepat sekali jika hasil Jatim Open menjadi patokan Pelatda Mayung,” ujarnya.

Suhaimi menambahkan, sebelumnya PB PASI juga berencana akan memberangkatkan atlet atletik junior ke Jatim Open. Namun berdasarkan beberapa pertimbangan, atlet junior tidak dikirim ke kejuaraan tersebut.A� Alasannya,A� April mendatang atlet junior akan menghadapi kejuaraan atletik umur 18 dan 20 tahun di Rawamangun, Jakarta. Sehingga, jika mereka turun di Jatim Open tentu fisiknya akan terkuras. “Lebih baik mereka (atlet junior) itu harus fokus persiapkan kejuaraan itu,” pungkasnya. (arl/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post