Lombok Post
Kriminal

Mabuk, Oknum Polisi Tembakkan Pistol

Kabidhumas Polda NTB AKBP TRI BUDI PANGASTUTI. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM – Ini akibatnya jika menggunakan senjata api sembarangan. Dua anggota Satreskrim Polres Sumbawa harus berurusan dengan Bidang Propam Polda NTB. Mereka adalah Bripka Ha dan Bripka Ad yang diperiksa propam atas dugaan menembakkan senjata api sembarangan.

Menurut informasi di internal kepolisian menyebut, perbuatan keduanya terjadi sekitar pukul 04.30 Wita, kemarin (17/2) di salah satu hotel di Kota Mataram. Pada saat itu, salah satu petugas keamanan hotel mendengar suara letusan senjata api sebanyak satu kali. Sumber suara tepat berada di jalan depan hotel.

Mendengar itu, petugas keamanan langsung mengeceknya. Saat berada di luar, saksi melihat orang yang mengacungkan senjata api ke arah atas. Tak berselang lama, salah satu anggota, yakni Bripka Ad kembali menembakkan peluru sebanyak tiga kali dari pistol yang ia pegang. Aksi tersebut dilakukan sambil mengendarai mobil.

Perbuatan Bripka Ad langsung dilaporkan ke SPKT Polres Mataram. Saat itu juga. Anggota piket dan Kepala SPKT mendatangi TKP untuk mengamankan dua anggota tersebut.

Kabidhumas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti membenarkan adanya kejadian tersebut. Di mana dua orang anggota Polres Sumbawa telah menembakkan senjata api ke arah atas.

a�?Tembakan ke atas. Keduanya telah diperiksa, barang bukti berupa senjata api juga telah diamankan,a�? ungkap Tri Budi, kemarin.

Aksi a�?koboi jalanana�? yang dilakukan kedua anggota, masuk kategori pelanggaran disiplin anggota Polri. Apalagi mereka kedapatan tengah mabuk saat menembakkan senjata api tersebut.

a�?Iya sedang mabuk. Tapi cuma satu orang yang menembakkan senjata,a�? kata Tri Budi.

Disinggung keberadaan kedua anggota Polres Sumbawa di Mataram, perwira dua mawar ini mengatakan, mereka tengah menjalani tugas untuk mengambil barang bukti tindak pidana di Kota Mataram. Aksi tembakan senjata api tersebut terjadi usai tugas diselesaikan.

a�?Sudah selesai tugasnya, kemudian menginap di hotel tersebut,a�? ujarnya.

Perbuatan dua anggota yang mencoreng institusi kepolisian ini, dipastikan Tri Budi akan menuai sanksi. Mereka dikenai Pasal 3 Huruf c dan Pasal 5 di Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

a�?Sanksinya tergantung sidang kode etik nanti, bisa demosi dengan pemindahan penempatan sekaligus penurunan pangkat,a�? tandasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Dana BOS Dipakai Untuk Beli Motor

Redaksi LombokPost

Musim Hujan Tiba, 122 Polisi Siaga

Redaksi LombokPost

Bukti Kejahatan 2018 Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Baiq Nuril Siap Ajukan PK

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Kenali Modus Jambret

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Berkas TPPO Riyadh Kembali Dilimpahkan

Redaksi LombokPost