Lombok Post
Headline Sumbawa

Pemda Verifikasi Korban Banjir

DATA KORBAN : Tim verifikasi tengah melakukan pendataan terhadap korban banjir yang rumahnya hanyut atau rusak berat. RANDY/RADAR SUMBAWA

SUMBAWA– Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa melakukan verifikasi terhadap para korban banjir bandang. Verifikasi ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan data korban banjir yang rumahnya hanyut atau rusak berat.

Sekda Sumbawa H Rasyidi mengatakan tim verifikasi tersebut sudah mulai bekerja sejak kamis (16/2) lalu. Diharapkan pendataan terhadap para korban banjir ini bisa segera rampung.

a�?a��Sehingga bisa segera kami diskusikan di kabupaten untuk dilakukan verifikasi kembali atas hasil mereka,a�? ujar Rasyidi kepada Radar Sumbawa (Lombok Post Group), kemarin (17/2).

Setelah verifikasi ini dilakukan, barulah diketahui dengan pasti berapa rumah yang hanyut dan rusak berat. Sehingga nanti bisa diusulkan ke Kementerian Sosial untuk memperoleh bantuan jatah hidup.

Sebelumnya, Menteri Sosial sudah menyampaikan akan memberikan bantuan jatah hidup dengan nilai Rp 900 ribu per jiwa. Bantuan ini akan diberikan bertahap selama tiga bulan dengan besaran Rp 300 ribu per bulan.

Untuk korban yang rumahnya hanyut atau rusak berat, dimungkinkan untuk diberikan bantuan rumah. Bantuan ini juga dimungkinkan oleh kementerian lainnya. Asalkan pemda menyiapkan lahannya.

A�Terkait rencana bantuan ini, lanjut Rasyidi, masih berproses. Pihaknya juga harus melakukan pengkajian secara mendalam terlebih dahulu. Karena secara aturan, bagi masyarakat yang sudah pernah direlokasi, sangat sulit diberikan bantuan lagi.

A�a�?a��Kalau si A kena banjir, rumahnya hanyut, kalau memang belum, berarti masuk. Kalau sudah, tunggu dulu. Kita carikan jalan keluar yang lain,a�? katanya.

Selain itu, dimungkinkan juga Kementerian Sosial memberikan bantuan sewa rumah selama satu tahun. Sebab proses relokasi tidak bisa dilakukan dengan segera.Pemda harus menyiapkan anggaran guna pembangunannya dulu.

a�?Instansi terkait juga saat ini masih turun di lapangan untuk melakukan pendataan kerusakan. Nantinya, akan diusulkan ke kementerian teknis masing-masing untuk penanganannya,a��a�� katanya. (run/r4)

 

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost