Lombok Post
Sportivo

Kartu Merah Ketiga Si Bengal

Nice's Italian forward Mario Balotelli (R) leaves the field after receiving a red card during the French L1 football match Lorient vs Nice at the Moustoir stadium in Lorient, western France, on February 18, 2017. / AFP PHOTO / LOIC VENANCE

LORIENTa��Striker kontroversial Mario Balotelli kembali berbuat ulah. Sebuah kartu merah kembali didapatkan pemain yang membela Nice itu saat melakoni laga melawan Lorient pada journe ke-26 Ligue 1 kemarin (19/2). Untung saja, meski hanya bermain dengan 10 pemain, Les Aiglons-julukan Nice- menang 1-0 di Stade du Moustoir, Lorient.

Sebiji gol yang menyelamatkan Nice berasal dari tendangan Wylan Cyprien usai mendapatkan umpan dari Arnaud Souquet pada menit ke-15. Sedangkan Balotelli diusir dari lapangan pada menit ke- 68.

Insiden tersebut bermula ketika Balotelli terlibat duel udara dengan bek Lorient Zargo Toure. Dalam tayangan ulang, pemain berjuluk Super Mario itu sebetulnya tidak melakukan pelanggaran yang serius. Namun, tidak berapa lama wasit Tony Chapron yang memimpin lagaA� malah mengeluarkan kartu merah dari dalam sakunya.

Usut punya usut, wasit Chapron tersinggung dengan kata-kata yang sempat diucapkan oleh Balotelli usai dia meniupkan peluit tanda pelanggaran. ”Dia (Balotelli, Red) mengejek saya dengan menggunakan bahasa Inggris,” kata Chapron kepada L’Equipe. ”Saya tidak mau mengatakannnya tetapi, itu adalah sesuatu yang klasik,” imbuh wasit 44 tahun itu.

Dengan demikian, Balotelli sudah mengoleksi tiga kartu merah sepanjang musim ini. Buah kebengalan striker 26 tahun itu membuatnyaA� masuk ke daftar tiga besar pengoleksi kartu merah terbanyak dari lima liga elit Eropa. Sejajar dengan Gabriel Paletta (AC Milan) dan Yannick Cahuzac (Bastia).

Padahal, eks pemain AC Milan itu baru saja mendapatkan kepercayaan Lucien Favre sebagai starter pada laga ini. Setelah sebelumnya dia lebih banyak menghuni bangku cadangan berkat performanya yang cenderung menurun.

Sebelumnya, Balotelli juga sempat mendapatkan larangan bermain setelah mendapatkan kartu merah saat melawan Bordeaux (21/12). Gara-garanya, Balotelli menendang bek Igor Lewczuk jelang pertandingan berakhir.A� Perangai sekaligus performa yang terus menurun itulah yang membuat Favre hanya memberikan 12 kesempatan Balotelli sebagai starter dan dua kali sebagai pemain pengganti di ajang Ligue 1.

Namun, entraineur Nice Lucien Favre justru tidak menyalahkan Balotelli terhadap insiden kartu merah kali ini. Menurutnya, pemain berdarah Ghana itu tidak melakukan pelanggaran yang fatal. ”Tetapi benar, bahwa ketika harus bermain dengan 10 orang dalam waktu yang tersisa 25 menit adalah sebuah hal yang sulit,” kata Favre sebagaimana dilansir Goal. (okt/jpg/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post