Lombok Post
Headline Praya

Selain Dibunuh Bocah itu Diduga Diperkosa

DITANGKAP: Kanit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB AKP I Made Yogi (kanan), dalam pengungkapan kejahatan DS (kiri) di ruang Subdit III Ditreskrimum Polda NTB, kemarin .DIDIT/LOMBOK

PRAYAA�– Polisi bekerja cepat mengungkap kasus pembunuhan dan pelecehan seksual, terhadap bocah perempuan berinisial YAPA� yang terjadi Kamis (16/2) lalu di Dusun Aik Gering Desa Presak, Batukliang Lombok Tengah (Loteng). Seorang terduga pelaku berinisial DMA� berhasil ditangkap. Kecurigaan polisi terhadap DM diperkuat dengan penemuan celana dalam korban di sekitar kediaman terduga pelaku.

a�?Kurang dari 24 jam (sejak laporan, Red) kami berhasil meringkusnya,a�? kata Kasat Reskrim Polres Loteng AKP I Made Yogi Purusa, Sabtu (18/2).

Menurut Yogi, dari laporan keluarga korban YAP hilang sejak Kamis (16/2) lalu. Sabtu (18/2) sekitar pukul 10.00 Wita, YAP ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Anak dari pasangan Herman Felani dan Julia itu, diduga dibunuh dan diperkosa.

Jasadnya ditemukan di kebun milik salah satu warga Dusun Aik Gering penuh luka. Terlihat luka memar dan lecet di pelipis, luka di bagian leher dan kaki kanan. Selainitu luka juga ditemukan di bagian kelamin dan anus korban.

Untuk mengetahui penyebab kematian anak yang berumur tujuh tahun itu, polisi membawa jasad korban ke rumah sakit Bhayangkara Polda NTB untuk diotopsi. Sambil berjalan, penyidik melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi.

a�?25 meter dari TKP pembunuhan dan pemerkosaan, tepatnya dekat rumah terduga pelaku, kami menemukan barang bukti celana dalam korban,a�? ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menemukan kain sarung dan terpal warna biru, yang diduga digunakan untuk menutup dan membungkus korban. Dari hasil introgasi, pria 24 tahun tersebut mengakui perbuatannya.

Dari hasil serangkaian pemeriksaan saksi dan terduga pelaku diketahui kasus berawal saat terduga pelaku, sedang memancing tak jauh dari kediamannya. Konon korban konon mengejek terduga pelaku. Ejekan itu pun, kata Yogi membuat pria yang bekerja sebagai petani itu tersinggung. Pelaku kemudian mengejar korban dan menendang perut bagian kiri, korban pun terjatuh. Lalu, korban beteriak minta tolong, namun dengan cepat terduga pelaku mencekik korban sampai tewas.

a�?Karena ketakutan, terduga pelaku membawa korban disekitar kediamannya. Kemudian, melakukan pelecehan seksual. Setelah itu, ditutup terpal,a�? terangnya.

Keesokan harinya, Jumat (17/2), tambah Yogi terduga membawa jasad korban ke kebun milik warga, dekat jalan dusun setempat. a�?Barang bukti yang berhasil kami amankan yaitu, batu, terpal dan celana korban. Kini terduga pelaku sudah kami tahan,a�? pungkasnya.(dss/r2

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost