Lombok Post
Kriminal

AM Hanya TKI, Bukan Anggota ISIS

AKBP TRI BUDI PANGASTUTI. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM – AM (inisial), 44 tahun, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dideportasi dari Jepang, dikenakan wajib lapor. Pria yang sempat diduga akan masuk dalam jaringan ISIS ini, diwajibkan untuk melaporkan setiap aktivitasnya selama berada di Lombok Tengah (Loteng).

Kabidhumas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti mengatakan, dugaan yang bersangkutan terkait ISIS, tidak terbukti. Ini setelah Tim Densus 88 Antiteror Polda Bali melakukan pemeriksaan terhadap AM setibanya ia di Bali, usai dideportasi dari Jepang, pekan lalu.

a�?Dugaan tersebut tidak terbukti, tapi kita minta untuk wajib lapor ke Polsek Kopang, Loteng,a�? kata Tri Budi.

Tri Budi menjelaskan, penyebab AM dideportasi karena dia melanggar izin keimigrasian. Dia terbukti menggunakan visa palsu selama bekerja di Jepang.

Terbongkar visa palsu milik AM usai polisi Jepang melakukan pemeriksaan terhadap istri AM yang berasal dari Solo, Jawa Tengah.

a�?Ketahuannya pas istrinya kecelakaan,a�? ujar dia.

Hingga saat ini, AM telah dikembalikan kepada keluarganya di Dusun Lauq Rurung, Desa Kopang, Kecamatan Kopang, Loteng. a�?Jadi wajib lapor itu sebagai upaya pengawasan,a�? pungkasnya.

Diketahui, AM ditangkap otoritas Jepang karena memalsukan kartu residensi pada 23 September 2016. Dia diketahui pertama kali ke Jepang pada tahun 1997 dan bekerja sebagai buruh kasar bersama beberapa rekannya. (dit/r2)

Berita Lainnya

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Dana BOS Dipakai Untuk Beli Motor

Redaksi LombokPost

Musim Hujan Tiba, 122 Polisi Siaga

Redaksi LombokPost

Bukti Kejahatan 2018 Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Baiq Nuril Siap Ajukan PK

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Kenali Modus Jambret

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Berkas TPPO Riyadh Kembali Dilimpahkan

Redaksi LombokPost