Lombok Post
Tanjung

Jalan di Trawangan Memprihatinkan

BUTUH SENTUHAN: Sejumlah cidomo saat melintas di salah satu ruas jalan yang rusak dan tergenang di Gili Trawangan, beberapa waktu lalu. PUJO/LOMBOK POST

TANJUNGA�– Meskipun menjadi penyumbang PAD terbesar di Lombok Utara, Gili Trawangan kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Buktinya, beberapa ruas jalan di Trawangan rusak.

Salah seorang warga yang juga memiliki usaha penginapan Afrizal mengatakan, jalan utama di Gili Trawangan kurang baik. Padahal jalan tersebut menjadi akses utama wisatawan yang ingin mengelilingi Gili Trawangan. a�?Jalan ini juga dipakai cidomo lewat. Kalau ada jalan yang bergelombang cukup tinggi kan bahaya juga,a�? ungkapnya, kemarin (20/2).

Pantauan koran ini, di beberapa titik jalan memang masih memprihatinkan. Sebagian masih berupa jalan tanah dengan kondisi bergelombang. Jika hujan, jalan-jalan ini juga tergenang air.

Sementara itu, Kepala Desa Gili Indah H. Taufik mengungkapkan, untuk perbaikan jalan memang sudah sering dilakukan pemerintah, baik kabupatwn maupun provinsi. Namun perbaikan jalan tersebut seringkali tidak serius sehingga jalan mudah rusak. a�?Banyak jalan yang diperbaiki tapi masih KW (palsu, Red),a�? ungkapnya.

Ditambahkan, untuk perbaikan jalan pihak desa memang menganggarkan dari alokasi dana desa (ADD). a�?Ada kita anggarkan meskipun tidak besar. Khusus yang belum tersentuh perbaikan,a�? katanya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Lombok Utara Zaldy Rahadian mengatakan, pemkab pada 2017 ini menganggarkan dana untuk melakukan perbaikan jalan di sejumlah titik di Gili Trawangan. a�?Ada Rp 1 miliar yang disiapkan,a�? ujarnya.

Namun untuk saat ini, pihaknya belum memastikan di mana saja lokasi yang akan diperbaiki. Karena saat ini tim masih melakukan identifikasi. a�?Kita ingin mengoptimalkan yang sudah ada. Tapi dari tim berharap jalur utama ini yang diperbaiki,a�? tandasnya.

Zaldy menegaskan, perbaikan yang akan dilakukan pemkab tidak akan menyasar yang sudah dilakukan pemprov. Hal ini agar pembangunan tidak tumpang tindih dan merata di seluruh Trawangan.

Sedangkan untuk jalan di yang berada di permukiman warga, Zaldy berharap desa bisa ikut turun tangan untuk membantu menggarap perbaikan. a�?Fokusnya di jalan lingkar ini dulu. Untuk jalan perkampungan harapannya bisa dipakai ADD atau aspirasi dewan, kan banyak tu,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Berita Lainnya

Dermaga Baru Dikhawatirkan Rusak Terumbu Karang

Redaksi LombokPost

Ratusan Huntara Bantuan PGTI Diresmikan

Redaksi LombokPost

UNBK Akhirnya Tetap Digelar

Redaksi LombokPost

Soal Tambak Lengkukun, Pemkab KLU Kecolongan

Redaksi LombokPost

Ritel di Gili Air Langgar Aturan

Redaksi LombokPost

Komisi I Temukan 8 Honorer Diduga Titipan

Redaksi LombokPost

Dua Tahun Pemkab KLU Raih Nilai SAKIP B

Redaksi LombokPost

Miss World Dukung Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Pemkab dan KKB Duduk Bersama

Redaksi LombokPost