Lombok Post
Pendidikan

MIN Punia Dorong Peningkatan Kemampuan

MEMBANGGAKAN: Para guru MIN Punia Mataram bersama perwakilan Kanwil Kemenag NTB foto bersama tim dari bridge Australia di madrasah setempat. Ist/Lombok Post

MATARAM – MIN Punia Mataram ditunjuk Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB melaksanakan program Building Relationships through Intercultural Dialogue and Growing Engagement (BRIDGE). Tujuannya, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) para guru. a�?Guru nantinya bisa ke Australia melalu kerja sama ini,a�? kata Kepala MIN Punia Mataram H Marzuki, kemarin (20/2).

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas guru dalam bidang TIK dan bahasa Inggris. Madrasah memiliki dua guru bahasa Inggris. H Irwan dan Nurul Mayana guru bahasa Inggris yang cukup senior. a�?Ini akan memberikan peluang guru ke Australia,a�? kata dia.

Program kerja sama ini akan memacu madrasah menjadi yang terbaik. Selama ini kata dia, pola pikir masyarakat tentang MI hanya sebatas bisa berdoa. Ini harus diubah. Kini, MI banyak melahirkan siswa berprestasi dalam bidang akademik. a�?Apa yang kami terapkan di madrasah belum tentu ada di sekolah umum. Sebaliknya, apa yang diterapkan di sekolah umum ada semua di kami,a�? ucap dia.

Ia menuturkan, dalam program bridge 2017 ini akan menghubungkan MIN Punia Mataram dengan beberapa sekolah di Australia. Program ini merupakan kesempatan bagi guru-guru di MIN Punia Mataram dan Australia untuk membangun hubungan dan berbagi pengalaman.

Ia menjelaskan, dari setiap sekolah nantinya akan dipilih dua guru dan mereka akan berkunjung ke negara kangguru tersebut. Bagi mereka yang terpilih untuk mengikuti Bridge 2017 akan tinggal selama tiga minggu untuk menjalankan program peningkatan kapasitas. Guru akan membangun kemitraan dan melihat program kegiatan belajar mengajar di sekolah mitra. a�?Selai itu membantu menjalin persahabatan antara siswa dari kedua negara melalui teknologi yang inovatif seperti penggunaan proses belajar berbasis TIK,a�? tutupnya. (jay/*)

Berita Lainnya

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost

KBM di Kota Mataram Mulai Normal

Redaksi LombokPost

Bantuan Kemendikbud Untuk Guru PNS Rp 1,5 Juta, Honor Rp 2 Juta

Redaksi Lombok Post

Bhayangkari Percantik Taman Baca di Pesisir Pantai

Redaksi LombokPost

Sintya, Siswi MAN 1 Mataram Juara Ajang KSM Bidang Fisika

Redaksi LombokPost

SMAN 10 Mataram Kekurangan Siswa

Redaksi LombokPost

Dua Siswa Lotim Masuk Tim Paskibraka Nasional

Redaksi LombokPost