Lombok Post
Tanjung

Pemkab Akan Siapkan Perbup

AKAN DIGANTI: Tampak salah satu cikar saat mengangkut sampah di Gili Trawangan, kemarin (20/2). Dalam waktu dekat peran cikar untuk mengangkut sampah akan digantikan kendaraan bermotor. PUJO/LOMBOK POST

TANJUNGA�– Pemkab Lombok Utara sepertinya sudah membulatkan niatnya untuk menempatkan kendaraan bermotor pengangkut sampah di Gili Trawangan.

Meski dewan meminta bupati memikirkan kembali rencana tersebut.

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar tetap menegaskan akan menempatkan kendaraan sampah di Gili Trawangan. a�?Mobil sampah ini ibarat obat. Trawangan ini sedang sakit karena sampah, untuk itu ini obatnya,a�? ujarnya, kemarin (20/2).

Ditambahkan, pengadaan kendaraan pengangkut sampah jenis L300 dan roda tiga ini akan ditempatkan di Gili Trawangan sampai tidak dibutuhkan lagi. a�?Kalau memang mobil pengangkut sampah ini tidak dibutuhkan yang akan kita keluarkan,a�? tegasnya.

Menurut Najmul, dia bersama Wakil Bupati juga akan membuat perbup yang membatasi bahwa hanya mobil pengangkut sampah ini saja yang boleh beroperasi di Gili Trawangan. a�?Sekarang memang ada beberapa pihak yang sudah bersuara terkait rencana ini. Tetapi saya tegaskan ini obat bagi Trawangan,a�? katanya.

Dari informasi yang dihimpun koran ini, mobil pengangkut sampah akan didatangkan bersamaan dengan alat berat pada saat pemkab turun ke Trawangan untuk melakukan pembongkaran sempadan pantai pada 24 Februari mendatang.

a�?Jam operasionalnya juga akan kita batasi. Mungkin sebelum jam delapan pagi sudah tidak ada mobil sampah yang berkeliaran agar tidak menggangu wisatawan,a�? paparnya.

Selama ini di tiga gili tidak diperbolehkan adanya kendaraan bermotor. Aturan ini tidak tertulis tetapi dijalankan terus sampai sekarang. Sedangkan rencana pengiriman kendaraan bermotor ini ke Gili Trawangan dilakukan karena persoalan sampah yang sudah gawat. Di mana sampah yang dihasilkan per hari sudah mencapai 18 ton.

Dengan volume sampah yang dihasilkan sekarang, alat angkutan yang digunakan selama ini seperti cidomo dongol (cikar) sudah tidak mampu mengangkut sampah tersebut. (puj/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost