Lombok Post
Tanjung

Ardianto Digeser, PAC Lapor DPP

Ketua Komisi I DPRD Lombok Utara Ardianto.Dok

TANJUNGA�– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kabupaten Lombok Utara (KLU) telah memutuskan akan mengganti ketua fraksi. Namun pergantian ini mendapatkan protes dari sejumlah pengurus PAC dan kader partai Hanura Lombok Utara.

Dari informasi yang dikumpulkan koran ini, DPC Hanura Lombok Utara akan menempatkan Arif Usman yang sebelumnya menjadi anggota sebagai ketua fraksi menggantikan Ardianto. Surat pergantian ketua fraksi ini jugas sudah dikirimkan ke pimpinan DPRD Lombok Utara.

Ketua PAC Hanura Tanjung Iradat Gunawan mengatakan, sebagai bentuk penolakan atas keputusan Ketua DPC, pihaknya sudah membuat surat peringatan yang dikirimkan kepada DPP Partai Hanura.

Surat peringatan tersebut juga dilampiri tanda tangan 20 orang yang menolak. Mulai dari dewan penasihat anak cabang, ketua PAC, dan sejumlah kader. a�?Ada beberapa pertimbangan kami mengirimkan surat ini kepada DPP,a�? ujar Iradat pada koran ini, kemarin (21/2).

Pertimbangan tersebut antara lain, surat pergantian yang dikirimkan Ketua DPC Partai Hanura Lombok Utara terkait pergantian ketua fraksi dinilai melanggar AD/ART partai. Selain itu, surat tersebut juga melanggar peraturan organsisasi dan petunjuk teknis yang berkaitan dengan partai secara mendasar. Tidak itu saja, surat itu juga dianggap melanggar norma-norma hukum partai. a�?Surat itu kesannya mencari kesalahan Ardianto yang terlalu kritis terhadap pemerintahan,a�? cetusnya.

Bahkan Iradat menilai, Ketua DPC Partai Hanura Lombok Utara Lalu Mamad Mujahid telah menciptakan agenda politik kotor yaitu melakukan pertemuan gelap untuk membahas posisi Ardianto dan Ramedi di DPRD Lombok Utara. Sebagaimana diketahui Ramedi juga saat ini sedang menjalani proses hukum.

Lebih lanjut, Iradat mengatakan, keputusan Ketua DPC Partai Hanura Lombok Utara ini bisa merugikan partai menjelang pemilu 2019 mendatang. a�?Ketua DPC juga tidak pernah melibatkan PAC dalam pengambilan keputusan. Jadi apa peran PAC ini, apakah bukan termasuk bagian DPC,a�? tanyanya.

Untuk itu, dalam surat yang disampaikan ke DPP tersebut, Iradat meminta DPP mengevaluasi dan memberhentikan secara tidak hormat Ketua DPC Partai Hanura Lombok Utara Lalu Mamad Mujahid. Karena dianggap melanggar AD/ART partai tentang disiplin organisasi pasal 6 ayat 2 dan ayat 3. a�?Jika dia tetap memegang jabatan sebagai ketua DPC sama artinya DPD Partai Hanura NTB membunuh partai ini di 2019,a�? katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Hanura Lombok Utara Lalu Mamad Mujahid yang dikonfirmasi membenarkan pihaknya sudah mengirimkan surat pergantian ketua fraksi kepada pimpinan dewan. a�?Ini bentuk penyegaran susunan fraksi Hanura di DPRD,a�? tandasnya.

Terkait protes yang dilakukan sejumlah PAC, Mamad mengatakan, hal tersebut tidak akan mempengaruhi keputusan yang telah dikeluarkan DPC.

Dijelaskan, dasar pergantian tersebut sudah melalui pertimbangan internal partai. Selain untuk penyegaran, juga agar semua wakil Partai Hanura di DPRD mampu memimpin fraksi sebagai bentuk pengkaderan. (puj/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost