Lombok Post
Selong

Listrik Mati Simulasi UNBK Terganggu

SELONGA�– Berbeda dengan hari pertama, pelaksanaan simulasi UNBK hari kedua di sejumlah sekolah Lombok Timur (Lotim) kacau balau. Hal ini akibat listrik yang mati sejak pagi hingga gangguan koneksi internet.

“Sejak pukul 09.00 Wita listrik di sekolah kami mati. Genset yang ada di sekolah dayanya tidak kuat menghidupkan komputer. Terpaksa simulasi tak bisa terlaksana,” kata Kepala SMAN 1 Sakra H Sarapudin kepada Lombok Post.

Padahal, untuk hari pertama simulasi berjalan lancar. Namun, di hari kedua semua tersendat akibat listrik yang mati sejak pagi hingga petang. “Harusnya tadi (kemarin, Red) sudah selesai simulasi tahap kedua ini. Tapi ini sampai sore juga belum nyala,” ungkapnya. Sehingga pihak sekolah meminta ini harus menjadi perhatian penuh pihak PLN untuk mendukung terlaksananya UNBK.

Senada dengan itu, Kepala SMAN 1 Jerowaru Ahmad Suhamdi juga merasakan hal yang sama. Meski tidak terdampak langsung akibat matinya aliran listrik di sejumlah wilayah Lotim, simulasi UNBK di sekolahnya juga terganggu akibat sambungan internet yang macet.

“Kalau kami listriknya nggak mati. Tapi internetnya yang macet. Karena jaringan internet yang kami pakai dialirkan dari Sakra Barat. Itu yang mati makanya kami juga nggak bisa simulasi UNBK hari kedua tadi,” tuturnya.

Karenanya ia mengharapkan pemerintah dalam hal ini Dikbud benar-benar mengawal segala sarana pendukung terlaksananya UNBK. Mulai dari internet hingga listrik.

“Kami sangat bersyukur akhirnya bisa pinjam laptop untuk simulasi ini. Jangan dipusingkan lagi dengan masalah listrik. Apalagi kami di sekolah tidak punya genset. Maka tolong permasalahan listrik ini jadi perhatian,” ujar Waka Kurikulum SMAN 1 Jerowaru H Sahman.

Meski di sejumlah sekolah wilayah selatan aliran listrik mati, namun simulasi di wilayah perkotaan ternyata berjalan lancar. Misalnya saja di SMAN 2 Selong.

“Alhamdulillah kalau di sekolah kami lancar simulasinya tadi pagi. Anak-anak melaksanakan simulasi seperti sedang UNBK beneran. Ini sudah simulasi yang kedua,” ujar Kepala SMAN 2 Selong Irwansyah.

Bersama SMAN 1 Selong, Irwansyah mengaku simulasi pertama telah dilakukan 2016 lalu. Sehingga, menjelang pelaksanaan UNBK nanti, siswanya sudah siap. Meski demikian, sama dengan sekolah lain ia meminta pemerintah tetap memberi perhatian penuh terhadap jaingan listrik dan internet. “Jangan sampai pas ujian hal semacam ini mengganggu konsentrasi anak-anak,” tegasnya.

Terpisah, pihak PLN Rayon Selong melalui layanan pelanggan memberikan penjelasan terkait alasan listrik yang mati di sejumlah wilayah Lotim. “Mohon maaf mas, kami memang ada gangguan teknis di PLTD Paok Motong. Ini sedang diperbaiki dan sebentar lagi sudah selesai,

” ujar Bayu salah seorang pegawai PLN Rayon, dihubungi Lombok Post via telepon genggam. Gangguan listrik di wilayah Selong serta beberapa wilayah Lotim lainnya baru bisa terselesaikan kemarin sekitar pukul 18.00 wita setelah sempat mati sejak pukul 09.00 wita pagi. (ton/r2)

Berita Lainnya

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Cegah Kematian Ibu Hamil dan Bayi

Redaksi LombokPost

ADBMI Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost