Lombok Post
Headline Pendidikan

PGRI Ragukan Kekurangan Dana TPG

Ketua PGRI NTB H Ali Rahim. Dok/Lombok Post

MATARAM – PGRI NTB meragukan kekurangan dana sertifikasi guru (TPG) Kota Mataram triwulan IV lantaran dana dikirim pusat kurang. a�?Apa mungkin pusat menyalurkan TPG di Kota Mataram kurang,a�? kata Ketua PGRI NTB H Ali Rahim, kemarin (24/2).

Ia menjelaskan, penyaluran TPG dilakukan empat kali dalam setahun. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 241/PMK.07/2014 tentang Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban transfer ke Daerah dan Dana Desa.

Dalam PMK itu disebutkan, bahwa penyaluran TPG dilaksanakan secara triwulan atau pertiga bulan. YakniA� triwulan I pada bulan Maret, triwulan II pada bulan Juni, triwulan III pada bulan September dan triwulan IV pada bulan November.

jumlah TPG yang disalurkan harus senilai dengan satu kali gaji pokok guru. Untuk guru PNS, gaji pokok ini juga harus diperhatikan karena gaji pokok guru PNS naik sesuai kenaikan golongannya. Sedangkan, untuk guru swasta harus sesuai gaji inpassing. Inpassing adalah penyetaraan dari guru swasta ke guru PNS.

Bagi guru swasta yang belum inpassing, ditetapkan TPG-nya sebesas Rp 1,5 juta.

Ali menuturkan, dana TPG dari pusat menjadi dana APBD murni karena masuk Kasda. Jika pun ada tambahan guru penerima TPG pasti ada data sudah dikirim ke pusat.

Kekurangan TPG dibayarkan saat ini menurutnya, ada data penerima TPG tidak valid. a�?Saya ragu data guru Kota Mataram tidak valid,a�? ucap Ali.

Kini lanujut dia, kekurangan dana TPG triwulan IV ini sudah ada pemberitahuan ke sekolah-sekolah. Bahkan katanya, ada tembusan ke PGRI NTB. a�?Katanya ada tembusan di PGRI NTB, tapi saya belum menerimanya,a�? sebut Ali.

Dari informasi didapatkan, dana triwulan IV ini masih kurang. Tapi mau tak mau harus dibagikan kepada guru meski baru dua bulan. Sisanya, akan dibayarkan pada tahun 2017. a�?Saya tidak tahu kapan akan dibayarkan,a�? ucap duia.

Terkait ada dugaan sengaja disimpan, Ali mengatakan tidak tahu pasti. Karena bagaimanapun TPG ini merupakan hak guru yang harus dibayarkan. a�?Informasinya kekurangan TPG ini pasti akan dibayarkan,a�? imbuh Ali. (jay)

Berita Lainnya

Tujuh Warga Jadi Tersangka

Redaksi LombokPost

Kades Sukamulia Buronan Polisi

Redaksi LombokPost

Calon Komisioner Gagal Somasi KPU

Redaksi LombokPost

Kepala OPD Akan “Dikocok” Ulang

Redaksi LombokPost

Cegah Aksi Para Spekulan, Polisi-Pemprov Pantau Pasar

Redaksi LombokPost

KPU NTB Gelar Cerdas Cermat Pemilu bagi Pemilih Pemula

Redaksi LombokPost

Jaksa SP3 Kasus Izin Hutan Sekaroh

Redaksi LombokPost

Pengerukan Dermaga Labuhan Haji Terancam Molor

Redaksi LombokPost

Zul-Rohmi Perlu Banyak Sosialisasi

Redaksi Lombok Post