Lombok Post
Metropolis

BKD Minta Moratorium PNS Ditinjau Ulang

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB H Fathurrahman DOK/LOMBOK POST

MATARAMA�– Pemprov NTB meminta kebijakan moratorium penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) ditinjau ulang. Ini agar pemerintah daerah bisa merekrut pegawai baru.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTBA� H Fathurrahman mengatakan, daerah saat ini butuh tambahan pegawai untuk mendukung kinerja pemerintahan.

a�?Harapan kita ditinjau ulang atau dievaluasi kebijakan moratorium itu,a�? katanya, kemarin (27/2).

Jika moratorium tidak ditinjau maka daerah akan terkena dampaknya. Sebab tahun ini akan banyak pejabat dan pegawai yang pensiun.

Di Pemprov NTB sendiri ada 200 orang PNS sudah positif akan pensiun karena usia sudahA� tidak mungkin diperpanjang lagi. Para pegawai tersebar di semua SKPD Provinsi NTB.

a�?Belum termasuk kabupaten kota, juga pegawai SMA/SMK yang dilimpahkan ke kita (pempriv) itu,a�? katanya.

Ia khawatir, jika mereka semua PNS itu pensiun tidak ada yang bisa mengganti. Sebab pemda tidak boleh merekrut sendiri. Mau tidak mau pemda akhirnya harus mengoptimalkan pegawai yang ada.

Tapi dampaknya kinerja birokrasi tidak akan bisa maksimal. a�?Kondisi ini akan mengganggu kinerja masing-masing kelembagaan SKPD,a�? ujarnya.

Fathurrahman mengaku sudah menyampaikan masalah ini ke Komisi II DPR RI. Agar bisa disampaikan ke kementerian terkait. Harapannya, kebijakan moratorium PNS bisa ditinjau kembali.

Ia menyebutkan, jumlah pegawai di Provinsi NTB saat ini mencapai 14 ribu lebih, setelah pelimpahan pegawai dari provinsi. Tetapi sebagian besar tenaga yang dilimpahkan adalah guru, bukan pegawai teknis untuk SKPD. (ili/r7)

Berita Lainnya

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost

Ayo, Keruk Sungai Ancar!

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Harus Nabung Stok Sabar

Redaksi LombokPost

Pol PP Mengeluh Lagi

Redaksi LombokPost

Evi: Kasihan Pak Sudenom

Redaksi LombokPost

Yang Lolos TKD Jangan Senang Dulu!

Redaksi LombokPost

Sekolah Sesak, ABK Terdesak

Redaksi LombokPost