Lombok Post
Kriminal

Kurir, Pengedar dan Pemakai Sabu Tertangkap

DITANGKAP POLISI: Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra menunjukkan barang bukti yang didapatkan dari salon kecantikan milik LL (berdiri, tengah), saat pengungkapan penangkapannya di Polda NTB, kemarin (27/2). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAMA� -A� Tiga orang yang diduga terlibat dalam bisnis narkotika, yakni AP; RD; dan MS ditangkap polisi. Menurut penyidik masing-masing dari mereka diduga berperan sebagai pengedar, kurir, dan pemasok narkotika jenis sabu.

Polisi lebih dulu menangkap RD dan MS A�Minggu (19/2), di sebuah bengkel di wilayah Pejeruk Bangket, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Dalam penggerebekan tersebut A�polisi menemukan satu poket sabu seberat 0,73 gram dan satu timbangan digital. Terdapat pula uang sebanyak Rp 5,4 juta yang diduga hasil penjualan narkotika.

a�?Semuanya milik RD, ini menguatkan dugaan dia sebagai pengedar,a�? kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra, kemarin (27/2).

Selanjutnya, ketika tengah melakukan pemeriksaan terhadap RD di bengkelnya, tiba-tiba datang rekan RD, yakni MS. Melihat polisi, sempat membuat MS ingin melarikan diri. Namun petugas yang mencurigai kedatangannya, lebih sigap.

a�?Kita tangkap juga terus digeledah. Dari hasil penggeledahan badan, ditemuka dua poket kristal putih sabu seberat 2,37 gram,a�? ujar Satra.

Seusai diinterogasi polisi, MS kemudian mengaku bahwa barang haram tersebut dipesan RD. Mereka berencana menggelar pesta narkoba di bengkel tersebut. Selain itu, MS juga mengaku jika sabu itu ia dapatkan dari DP (inisial, Red) asal Lingkungan Tempit, Kecamatan Ampenan.

Tak ingin membuang waktu, polisi bergerak ke TKP ke dua di kediaman DP.

A�a�?Di rumah pelaku ketiga, kita temukan juga timbangan digital, sabu seberat 0,39 gram, dan uang Rp 260 ribu,a�? katanya.

Selanjutnya, ketiga pelaku yang telah diamankan di sel tahanan Mapolda NTB disangkakan Pasal 112 Ayat 2, Pasal 114 Ayat 2, dan Pasal 127 Ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pengusaha Salon Kecantikan Juga Ditangkap

A�Sementara itu di lokasi lainnya polisi menangkap seorang pengusaha salon kecantikan, LL (inisial, Red). Perempuan yang membuka usahanya di Desa Ubung, Lombok Tengah ini, ditangkap polisi bersama dua rekannya, yakni SS dan MU.

Menurut keterangan polisi, tempat usaha LL telah lama dipantau petugas. Aparat mencurigai lokasi tersebut kerap dijadikan tempat pesta narkotika.

Karena itu, Selasa sore (22/2), polisi melakukan penggerebekan. LL yang tengah melayani pelanggannya kaget melihat kedatangan petugas. Dia juga berusaha memberitahu dua orang kawannya yang berada di dalam kamar, terkait kedatangan polisi. Tapi, polisi lebih sigap. Mereka langsung merangsek ke dalam kamar. Di sini petugas menemukan SS dan MU.

a�?Di dalam kamar petugas menemukan barang bukti yang terkait dengan narkotika, kuat dugaan mereka baru saja pesta narkoba,a�? kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra, kemarin (27/2).

Satra menjelaskan, barang bukti yang disita yakni seperangkat alat hisap, dua gunting, uang sejumlah Rp 700 ribu, serta satu senter yang berisi poket sabu.

a�?Ditempatkan di sana untuk kelabui petugas, dugaan kami seperti itu,a�? ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya telah melakukan uji laboratorium terhadap urine dan serbuk kristal putih. Hasilnya telah dinyatakan positif mengandung zat metamphetamine.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku disangka Pasal 112 dan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman sedikitnya lima tahun penjara. a�?Sementara masih kita sangkakan untuk pasal pengguna,a�? ujar dia. (dit/r2)

Berita Lainnya

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Dana BOS Dipakai Untuk Beli Motor

Redaksi LombokPost

Musim Hujan Tiba, 122 Polisi Siaga

Redaksi LombokPost

Bukti Kejahatan 2018 Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Baiq Nuril Siap Ajukan PK

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Kenali Modus Jambret

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Berkas TPPO Riyadh Kembali Dilimpahkan

Redaksi LombokPost