Lombok Post
Sportivo

Ini Saran Indra Sjafri untuk Sepak Bola NTB

Indra Sjafri. HARLI/LOMBOK POST

MATARAM – Kedatangan pelatih tim nasional Umur 19 tahun (Timnas U-19) Indra Sjafri bukan hanya sekadar mencari bibit pemain ke NTB, Sabtu (25/2). Dia juga menyoroti perkembangan sepak bola di NTB.

Menurutnya, sepak bola di NTB saat ini mulai berkembang dari tahun ke tahun. Sekarang, sudah bermunculan beberapa Sekolah Sepak BolaA�A�(SSB) di NTB. a�?Keberadaan SSB itu sangat penting. Karena, dari sana penggodokan bibit pemain dapat dilakukan,a�? kata Indra Sjafri kepada Lombok Post.

Selain itu, kompetisi sepak bola kelompok umur sudah mulai menggeliat di beberapa daerah. Disamping itu, pihak asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTB sudah memperbaiki kualitas wasit dengan menggelar pelatihan. a�?Kegiatan semacam itu harus terus ditingkatkan di NTB agar kualitas sepak bolanya semakin baik,a�? bebernya.

Jika kualitas pelatih bagus, dia yakin akan berimbas pula kepada pemain. Begitupun sebaliknya, kualitas pelatih rendah, tentu pemain tidak akan bermain bagus.

a�?Jika pelatihnya bagus tentu akan memperlihatkan permainan yang bagus pula. Permainan bagus akan memancing masyarakat untuk menontonnya,a�? ujarnya.

Indra mengatakan, bermain sepak bola tidak bisa instan. Butuh pembinaan jangka panjang untukmenghasilkan pemain yang bagus. a�?Jika pembinaan sudah terwujud, kemungkinan besar akan banyak lahir pemain profesional,a�? ungkap Indra.

Dia menghimbau, pemerintah daerah juga harus ikut andil untuk mengembangkan sepak bola di NTB. Semakin banyak kompetisi yang digelar oleh pemerintah daerah, bisa menaikkan level pemain.

Pemerintah pusat sekarang sudah peduli terhadap sepak bola. Buktinya, baru pertama kali pengurus PSSI diikutsertakan Presiden rapat bersama dengan Menteri di Istana Negara. a�?Kepedulian presiden seperti itu harus di turuti oleh setiap kepala daerah. Baik ditingkat provinsi maupun kabupaten dan kota,a�? harapnya.

Dia melihat, kondisi yang dihadapi NTB sama seperti halnya daerah lain. Dari segi infrastruktur kualitas kompetisi dan kualitas pelatih masih rendah. Jika dibandingkan dengan Jakarta dan Jawa Timur, NTB ini masih jauh dari kualitas.A�A�a�?Itu yang harus dibenahi oleh Asprov,a�? imbuhnya. (arl/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post