Lombok Post
Headline Pendidikan

UKK, SMKPPN Gandeng PTN

APLIKASIKAN ILMU: Siswa SMKPPN Mataram jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian membuat selai buah pada UKK di sekolah setempat. Rojai/Lombok Post

MATARAM – SMKPPN Mataram datangkan penguji dari perguruan tinggi negeri (PTN) dan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) untuk melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam Uji Kompetensi Keahlian (UKK).

a�?UKK ini untuk melihat kemampuan siswa sesuai dengan jurusan masing-masing,a�? kata Plt SMKNPP Mataram Sugiarta Spi MPd Msi, kemarin (27/2).

Sebanyak 128 siswa SMKPPN Mataram yang terbagi dalam enam jurusan mengikuti UKK di sekolah. Praktik ini dilaksanakan di dua tempat. Untuk jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian, Agri Bisnis Tanaman Perkebunan, dan Agri Bisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura dilaksanakan di sekolah.

Sementara jurusan Agri Bisnis Ternak Ruminansia dan Agri Bisnis Perikanan dilaksanakan di Desa Sigerongan, tepatnya di lahan praktik siswa SMKKPN Mataram.

Ia menjelaskan, masing-masing jurusan beda materi diujikan. Ia menyebutkan, jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian membuat selai buah, sari buah, dan manisan buah, jurusan Agris Bisnis Ternak Ruminansia mempraktikkan teknik penggemukan sapi, jurusan Agri Bisnis Perkebunan menanam tanaman kakao, jurusan Agri Bisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura menanam tanaman cabai, dan Agri Bisnis Pembibitan Tanaman dan Kultur JaringanA� melakukan pembibitan tanaman anggrek dengan kultur jaringan, dan jurusan Agri Busnis Perikanan melakukan pembenihan ikan lele.

a�?Pengujinya ini bukan hanya dari guru, namun juga dosen dan Pihak DUDI,a�? kata dia.

A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A� Ia menerangkan, pihaknya sengaja mendatangkan pihak luar pada UKK untuk melihat sejauh kemampuan siswa sekolah kejuruan, khususnya bidang pertanian. Ia mengatakan, sebelum UN, terlebih dahulu siswa SMKPPN Mataram harus menngikuti UKK Nasional. UKKA� menjadi salah satu syarat penentu kelulusan.

Siswa yang lulus kata dia, akan mendapat sertifikat. a�?Nilai UKK menjadi nilai akhir dalam pelaksanaan proses belajar mengajar,a�? sebut dia.

Ia berharap saiswa yang ikut UKK bisa mengaplikasikan ilmunya setelah lulus. Disamping itu, bisa berwirausaha dengan kemampuan dimiliki. a�?Kami juga ingin nantinya lulusan diterima pada DUDI sesuai jurusan masing-masing,a�? ucap dia.

Sugiarta mengaku, lulusan SMKPPN Mataram juga sudah ditunggu lapangan kerja. Ia menyebutkan, jurusan Agri Bisnis Tanaman Perkebunan sudah ditunggu perusahaan kelapa sawit di Kalimantan. a�?Siswa kami sudah ikut seleksi di perusahana kepala sawit di Kalimantan. Lulusan kami akan menjadi mandor di perusahaan kelapa sawit,a�? aku dia.

Begitu juga lanjut dia, dengan jurusan lainnya, siswa diterima di beberapa DUDI yang bergerak dibidang pertanian.

Tim Penguji Dikbud NTB Edy Susilo mengaku, lulusan SMKPPN Mataram tidak akan kesulitan mencari kerja. Mereka (siswa) tertarik berwirausaha dengan ilmu dimilikinya. a�?Bayangan mereka untuk berwirausaha sudah ada,a�? kata dia.

Ia menuturkan, jurusan Agris Bisnis Perikanan yang ikut UKK ini tidak ada bayangan untuk menjadi PNS. Mereka lebih tertarik berwirausaha. Sebab, ia sudah melihat pangsa pasar dari jurusan yang digelutinya di sekolah.

Sementara Penguji dari Universitas Mataram Dr Satrijo Saloko menuturkan, ilmu yang diperoleh siswa SMKPPN Mataram tinnggal dipoles saja. Sebagai dosen Fatepa kata dia, kemampuan siswa mengolah berbagai hasil pertanian menjadi siap saji sudah tidak diragukan. Hanya saja sebut dia, bagaimana siswa membuat kemasan yang menarik pada produk yang dibuat. Sehingga pada akhirnya konsumen bisa tertarik.

a�?Pengemasannya ini yang harus menarik agar bisa masuk pasar-pasar modern,a�? kata dia. (jay)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Longsor!

Redaksi LombokPost