Lombok Post
Kriminal

Kurir Sabu Malaysia Divonis 17 Tahun Penjara

PUTUSAN: Tiga terdakwa dari kiri Koo Jia Jiat, Leslie Chung Wai, dan Wong Ying Ching saat mendengarkan majelis hakim saat sidang putusan di Pengadilan Negeri Mataram, kemarin (28/2). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM – Wong Ying Ching, Koo Jia Jiat, dan Leslie Chung Wai, menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, kemarin (28/2). Pada sidang ini, majelis hakim menjatuhkan hukuman sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam putusannya, Ketua Majelis Hakim Didiek Jatmiko menyatakan ketiganya terbukti bersalah. Karena itu Leslie Chung Wai dan Koo Jia Jiat dijatuhi hukuman pidana penjara selama 17 tahun. Sedangkan Wong Ying Ching dihukum lebih rendah, yakni 16 tahun penjara. Ketiganya juga didenda sebesar Rp 1 miliar.

a�?Ketiga terdakwa terbukti bersalah dalam dakwaan primer, yakni Pasal 113 Ayat 2 Undang-Undang Narkotika,a�? putus Didiek dalam persidangan kemarin.

Menurut Didiek, pertimbangan putusan bersalah di dakwaan primer, dikarenakan dakwaan JPU yang disusun secara subsidaritas.

a�?Namun karena terbukti bersalah di dakwaan primer, dakwaan selanjutnya tidak perlu dipertimbangkan lagi,a�? jelas dia.

Lebih lanjut, hal yang memberatkan putusan tersebut dikarenakan perbuatan ketiganya bertentangan dengan gencarnya pemberantasan narkotika.

a�?Perbuatan ini juga berpotensi meningkatkan pecandu narkotika,a�? ujar dia.

Sementara pertimbangan hukuman yang lebih rendah terhadap Wong Ying Ching, dijatuhkan berdasar fakta persidangan. Kata Didiek, di persidangan perbuatan terdakwa dilakukan dengan alasan untuk membayar utang sebesar RM 60 ribu atau setara Rp 120 juta.

a�?Kita pertimbangkan juga anak kandung terdakwa yang belum genap berusia satu tahun,a�? beber Didiek.

Atas putusan majelis hakim, JPU maupun penasihat hukum terdakwa memutuskan untuk menerimanya. Kedua pihak memilih untuk tidak melakukan banding.

a�?Kami menerima hasil putusan hakim,a�? kata Sahdi, JPU dari Kejaksaan Tinggi NTB. Seperti diberitakan sebelumnya ketiganya tertangkap awal agustus lalu di Bandara Internasional Lombok karena menyelundupkan 1,9 kilogram narkoba jenis sabu dari Malaysia.(dit/r2)

Berita Lainnya

Tilang Menurun, Laka Lantas Meningkat

Redaksi LombokPost

Rekanan Kembalikan Kerugian Negara

Redaksi LombokPost

Saksi Beberkan Percakapan Muhir

Redaksi LombokPost

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Dana BOS Dipakai Untuk Beli Motor

Redaksi LombokPost

Musim Hujan Tiba, 122 Polisi Siaga

Redaksi LombokPost

Bukti Kejahatan 2018 Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Baiq Nuril Siap Ajukan PK

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost