Selong

Pungli, Tiga Satpam Kayangan Terjerat OTT

SELONGA�– Aksi Pungutan Liar (Pungli) belum lama ini terjadi di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur (Lotim). Hal tersebut diungkapkan Koordinator Pokja Penindakan Saber Pungli A�Lotim AKP Antonius F Gea . Hal ini terungkap dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pekan lalu.

A�a�?Operasinya Jumat minggu lalu. Kami menemukan tiga orang satpam (satuan pengamanan) melakukan pungli pada sopir kendaraan pengangkut barang yang mau nyeberang. Itu satu kendaraan ditarik Rp 5 ribu,a�? kata pria yang juga Kasatreskrim Polres Lotim tersebut kemarin (28/2).

Tim Saber Pungli mengaku mendapat informasi dari masyarakat khususnya para sopir korban aksi Pungli. Setelah melakukan beberapa kali pengintaian, akhirnya oknum satpam tersebut tertangkap tangan tim Saber Pungli. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa uang seniali Rp 30 ribu. Kecilnya nilai barang bukti diyakini karena operasi dilakukan pagi hari ketika oknum tersebut baru mulai beroperasi.

a�?Dari pengakuan pelaku, mereka melakukannya nggak rutin. Mereka melihat ada peluang dulu dan kondisi aman pada kendaraan tertentu baru dilakukan (Pungli, Red),a�? jelas Antonius.

Sebagai tindak lanjut dari operasi tangkap tangan tersebut, Antonius mengaku akan melaporkan penangkapan ini kepada ketua Saber Pungli Lotim dalam hal ini Wakapolres Lotim Kompol Nanang Budi Santosa. Ini akan menjadi pembahasan dalam tim Saber Pungli yang terdiri dari sejumlah pokja.

a�?Kalau sanksi, banyak pasal yang bisa diterapkan. Namun, melihat nominalnya kemungkinan akan diserahkan ke tim Yustisi. Mungkin ada bentuk peringatan dan pembinaan dari pemda. Kami juga sudah memberitahukan ke pihak pelabuhan,a�? terangnya.

Terpisah, General Manager ASDP Kayangan Yanus Lempanga dihubungi Lombok Post mengaku belum mengetahui adanya aksi Pungli yang melibatkan tiga oknum satpam di pelabuhan. Namun demikian, jika itu terbukti benar, ia mengaku mendukung penuh aksi pemberantasan Pungli tersebut.

a�?Saya belum diterima informasinya. Nanti saya cek dulu. Tapi kalau itu memang benar terjadi, walau nominalnya satu perak pun Pungli itu saya tindak tegas,a�? tegasnya.

Yanus mengaku telah memasang 40 spanduk untuk mengimbau agar para petugas tidak melakukanA� Pungli di Pelabuhan Kayangan. Karena, sejak awal ia telah bertekad untuk memberantas aksi Pungli di wilayah pelabuhan yang kerap terjadi.

a�?Saya ingin menjadikan Pelabuhan Kayangan bebas dari kegiatan seperti ini. Saya siap mendukung pemerintah untuk memberantas aksi semacam ini,a�? pungkasnya. (ton/r2)A�A�A�

Related posts

Gerak Bak Terbuka Semakin Sempit

Iklan Lombok Post

Tetap Hepi Meski Drum Dilakban

Iklan Lombok Post

Pelajar dan Mahasiswa Lotim Bantu Warga Bima

Redaksi Lombok post