Lombok Post
Tanjung

Siapa Cepat, Dia Dapat!

Kepala Desa Gondang Johari.Dok

TANJUNGA�– Proses pencairan alokasi dana desa (ADD) tahun 2017 sampai saat ini belum dilakukan. Sejumlah desa yang sudah melengkapi persyaratan menuntut pencairan bisa segera dilakukan.

Kepala Desa Gondang Johari mengungkapkan, proses pencairan ADD, dana desa (DD) dan dana bagi hasil pajak tidak tersendat seperti tahun sebelumnya. a�?Hasilnya sampai hari ini siltap (penghasilan tetap) belum keluar karena Perbup ADD belum terealisasi,a�? ungkapnya.

Dijelaskan, salah satu hal yang menyebabkan lambannya proses realiasi adalah perbup. Untuk itu, pihaknya ingin proses-proses yang menyulitkan tidak ada lagi. a�?Mohon pada tahun berikutnya perbup jangan sampai lama diproses,a�? katanya.

Jika sebelumnya dalam pembahasan Perbup ADD yang menyebabkan lamban adalah reward dan punishment. Untuk itu, pihaknya sepakat reward tidak diterima tahun ini. Karena jika reward dibagikan menunggu capaian pelaporan seluruh kades. Tapi sampai sekarang ada desa yang belum selesai melaporkan. a�?Terlepas dari itu yang penting perbup bisa cepat,a�? katanya.

Selain itu, Johari juga mengatakan, pada saat proses pencairan di dinas terkait tidak terulang kejadian seperti tahun-tahun sebelumnya. Dirinya meminta SOP yang jelas diikuti agar tidak saling menyalahkan. a�?Jujur saja per 31 Desember saya sudah menyelesaikan laporan. Tetapi sampai sekarang proposal belum diproses dengan alasan perbup,a�? tandasnya.

Sementara itu, Kabag Hukum Setda Lombok Utara Raden Eka Asmarahadi mengungkapkan, perbup yang akan digunakan sudah selesai dan tinggal diserahkan ke desa-desa. a�?Sudah ditandatangani juga oleh pak bupati,a�? katanya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar pun meminta seluruh proses jangan diperlambat dan harus segera diselesaikan agar tidak menghambat desa. Namun desa juga harus mempersiapkan syarat yang lengkap. Jangan hanya beberapa desa sudah melengkapi syarat, tetapi ada desa lain yang belum sehingga menghambat. a�?Kalau sudah lengkap, Senin sudah bisa dicairkan. Sekarang baru empat dari 33 desa yang sudah memasukkan,a�? ungkapnya.

Ditambahkannya, saat ini desa mana yang sudah melengkapi syarat bisa segera mencairkan. Tidak perlu menunggu desa lainnya. Jadi desa yang lamban tentu akan tertinggal dari daerah lain. a�?Sebelumnya memang kalau belum semua desa selesai tidak dicairkan. Tapi sekarang siapa cepat memasukkan proposal dan melengkapi syarat dia yang dapat. Ini agar desa lebih termotivasi,a�? tandasnya. (puj/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost