Lombok Post
Kriminal

Tiga Terduga Predator Anak Tertangkap

PREDATOR ANAK: Tiga terduga pelaku kekerasan seksual terhadap anak, berhasil ditangkap tim Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM – Kekerasan seksual terhadap anak kembali terjadi. Tak tanggung-tanggung, polisi mengungkap tiga kasus sekaligus. Ketiganya merupakan laporan yang masuk di kepolisian sejak awal tahun ini.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati mengatakan, tiga kasus itu terjadi di tiga lokasi berbeda. Pengungkapannya juga berkat kerja sama polisi dengan lembaga terkait.

a�?Ada peran dari lembaga lain yang bergerak di bidang psikologis anak, pendampingan dari instansi terkait, hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku,a�? kata dia, kemarin (28/2).

Pujawati menjelaskan, pengungkapan pertama dilakukan di Kecamatan Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa Besar. Kasus ini bermula dari laporan keluarga korban yang masuk di Polda NTB pada, Kamis (5/1) lalu.

Dari laporan itu, kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan. Hingga berhasil menangkap terduga pelaku berinisial UM 32 tahun, Rabu (18/1). Dia diduga melakukan tindakan asusila kepada IF (inisial, Red), bocah yang berusia 9 tahun.

a�?Pelaku ini masih bertetangga dengan korban, ditangkap di rumahnya,a�? ujarnya.

Kemudian, penangkapan kedua dilakukan polisi di wilayah Sorong Jukung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Polisi sempat mengalami kendala pengungkapan kasus ini. Namun, berkat pendampingan dari instansi dan lembaga terkait, barang bukti dan pelaku berhasil ditangkap.

a�?(Terduga) Pelakunya SA, 49 tahun, kita tangkap 25 Januari,a�? ujarnya.

Selanjutnya, polisi menangkap pelaku ketiga, yakni MI (inisial, Red). Kakek berusia 63 tahun ini diduga melakukan aksi bejatnya terhadap SAL (inisial, Red) yang berusia 5 tahun, di Kecamatan Batulayar, Lombok Barat (Lobar). Serupa dengan kasus kedua, di kasus ketiga ini polisi sempat mengalami kesulitan untuk mengungkapnya. Yakni dari konsisi psikologis korban yang masih trauma sehingga sulit membeberkan detail peristiwa yang menimpanya.

a�?Ada pendampingan dari Dinas Sosial Lobar dan lembaga lain, akhirnya korban bisa kita mintai keterangan yang mengarah kepada pelaku,a�? beber Pujawati.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat Pasal 76D Jo Pasal 81 Ayat 1 dan 2, Pasal 76E Jo Pasal 82 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

a�?Pidana penjara paling lama 15 tahun penjara,a�? pungkasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost