Lombok Post
Kriminal

Polda Siap Periksa Ulang Ginjal Rabitah

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Irwan Anwar. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM -A� Masih simpang siurnya kebenaran terkait konsisi ginjal mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Lombok Utara Sri Rabitah, mendapat perhatian kepolisian. Jika masih ada pihak yang belum puas dengan pemeriksaan di RSUP NTB, polisi siap melakukan pemeriksaan pembanding.

a�?Kalau tidak yakin, bisa saja dilakukan pemeriksaan pembanding,a�? kata Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Irwan Anwar kemarin (1/3).

Irwan mengatakan, saat kasus ini mencuat, pihaknya telah mengadakan rapat untuk menyikapi perkembangan di masyarakat. Termasuk mengantisipasi pihak-pihak yang tak yakini dengan hasil pemeriksaan di RSUP NTB.

a�?Bisa kita fasilitasi di RS Bhayangkara, alatnya ada. Periksa di RS Polri di Jakarta juga silakan,a�? ujar dia.

Namun untuk melakukan pemeriksaan pembanding, pihaknya tidak bisa memaksakan. Tindakan tersebut bisa dilakukan atas keinginan dari yang bersangkutan. Terlepas dari kesiapan Polda NTB untuk memfasilitasi Sri Rabitah, Irwan menilai hasil pemeriksaan RSUP NTB tidak perlu diragukan lagi.

Ini ditambah hasil interogasi tim yang dibentuk Kapolda NTB Brigjen Pol Firli. Tim yang dipimpin langsung Irwan, telah melakukan klarifikasi terhadap pihak terkait. Termasuk kepada dokter yang pertama kali melakukan pemeriksaan.

Menurut Irwan dari penjelasan dr Pandu Ishak, polisi memperoleh keterangan bahwa ginjal milik Rabitah masih utuh. Kesimpulan itu berdasarkan hasil pemeriksaan fisik menggunakan alat perekam medis.

a�?Kita juga sudah minta hasil pemeriksaan, dan itu dijelaskan dokternya,a�? jelas dia.

Terkait dengan sakit yang diderita Rabitah di bagian perut, itu disebabkan ada alat berbentuk selang. Alat ini menjadi sambungan untuk saluran urine Rabitah. Namun karena kurang perawatan, memicu timbulnya sakit di bagian perut Rabitah.

a�?Dari keterangan dokter, karena tidak dirawat dengan baik,a�? kata dia.

Lebih lanjut, saat disinggung mengenai hasil pemeriksaan yang disebut menyatakan A�ginjal Rabitah hanya tersisa satu, dibantah Irwan.

a�?Dokter tidak pernah menyatakan ginjal yang bersangkutan tinggal satu,a�? ujarnya.

Kata dia, kronologis sebenarnya, Rabitah datang ke RS berdasarkan rujukan dari puskesmas. Di sana, Rabitah ditangani dr Encu dan dr Kadek. Namun dari klarifikasi polisi, keduanya menyatakan tidak pernah memberi keterangan bahwa ginjal Rabitah hanya tersisa satu.

a�?Rabitah datang karena ada masalah urologi, akhirnya dirujuk ke RSUP NTB,a�? tandasnya. (dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost