Lombok Post
Headline Sumbawa

PTT Tenaga Medis Diangkat Jadi CPNS

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Junaidi. RANDY/RADAR SUMBAWA

SUMBAWA– Ini kabar gembira bagi 159 tenaga medis dengan status Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Sumbawa. Mereka akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini.

Pengangkatan mereka ini sesuai Surat Keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi Nomor 07 tahun 2017 tentang Penetapan Kebutuhan PNS dari Program Pegawai Tidak Tetap Kementerian Kesehatan di lingkungan Pemerintah provinsi/kabupaten/kota tahun 2017. SK ini baru diterima Asisten II Setda Sumbawa di Jakarta, 21 Februari 2017 lalu.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Junaidi memaparkan, tenaga medis tersebut terdiri dari 151 bidan, lima dokter dan tiga dokter gigi. Saat ini mereka dalam proses melengkapi berkas untuk pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Setelah NIP turun, mereka ditetapkan sebagai CPNS melalui SK Bupati Sumbawa.

”Kita kejar secepatnya agar SK CPNS itu terbit 1 AprilA� mendatang,” kata Junaidi, kemarin (1/3).

Dikatakan, sebelumnya ada 160 PTT yang mengikuti seleksi pada tahun 2016 lalu sehubungan dengan adanya kebijakan pusat untuk mengangkat tenaga PTT menjadi PNS. Semua PTT tersebut lulus, kecuali satu orang. Hal itu berdasarkan surat dari Kementerian PAN-RB yang ditujukan kepada Bupati Sumbawa prihal tindak lanjut penyampaikan penetapan kebutuhan PNS dan hasil seleksi ASN di lingkungan Pemda dari PTT Kementerian Kesehatan.

Diungkapkan, dalam salah satu poin disebutkan, terhadap pegawai tidak tetap Kemenkes yang sudah mengikuti seleksi dan berusia di atas 35 tahun diarahkan diangkat sebagai pegawai pemerintah. Dengan perjanjian kerja setelah peraturan pemerintah tentang manajemen pegawai pemerintahA� dengan perjanjian kerja ditetapkan.

”Sebelum PP itu ditetapkan maka yang bersangkutan digaji tetap sebagai pegawai PTT. Setelah PP ditetapkan, dia diarahkan sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ditetapkan,” jelasnya.

Dikatakan, pengangkatan PTT menjadi PNS ini, karena pemerintah pusat ingin distribusi tenaga kesehatan khususnya bidan, dokter dan dokter gigi bisa merata di seluruh wilayah. Dengan adanya perubahan status ini diharapkan mereka memiliki kinerja yang semakin baik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

”Sebagian besar dari mereka bertugas di daerah terpencil dan sangat terpencil,” pungkasnya. (run/r4)

 

Berita Lainnya

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost