Lombok Post
Selong

Siap Beroperasi Tahun Ini

MEGAH: Inilah MA Insan Cendekia yang ada di Desa Sakra, Kecamatan Sakra Lotim. Bangunan ini siap beroperasi tahun ajaran baru 2017. TONI/LOMBOK POST

SELONGA�– Madrasah Aliyah (MA) Insan Cendekia di Sakra Lotim akan beroperasi tahun ini. Sekolah negeri dengan konsep boarding school ini telah menerima pendaftaran sejak awal tahun lalu dan ditutup akhir Februari kemain.

“Total ada sekitar 200 lebih pendaftar dari berbagai daerah. Tidak hanya Lombok Timur, tapi juga beberapa daerah lain karena sistem pendaftrannya kan online,” kata Kepala Kemenag Lotim H Nasrudin.

Dari 200 pendaftar, siswa yang akan diterima nantinya sekitar 94 orang. Saat ini fasilitas di Madrasah Aliyah ini telah disiapkan. Baik dari tenaga guru, hingga fasilitas penunjang pelaksanaan proses belajar mengajar. Kehadiran MA Insan Cendekia ini menjadi bagian dari program Kemenag untuk mencetak 300 ribu sumber daya manusia berkualitas 10 tahun ke depan.

A�a�?Kita bersyukur pemerintah pusat telah percaya kepada NTB untuk membangun pusat pendidikan unggul,a�? kata Kepala Kemenag Lotim H Nasrudin.

Melalui pendidikan berbasis agama yang unggul diharapkan melahirkan sumberdaya manusia yang berkualitas dan mandiri. Bukan hanya saja dari NTB, namun program ini terlaksana di seluruh Indoensia.

a�?Mereka di sini 24 jam, mereka tinggal di asrama dan tugasnya hanya belajar. Sama seperti konsep Ponpes, bedanya ini dikelola oleh pemerintah,a�? terangnya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Pemkab Lotim Beri Dukungan Penuh Pencabutan Pagar Pembatas di Pantai Tampah Boleq

Redaksi LombokPost

Tak Ada Hewan dari Sumbawa yang Boleh Masuk ke Lombok

Redaksi LombokPost

2019, Jatah Kelurahan Dipangkas

Redaksi LombokPost

RSUD Selong Ambil Alih Pengelolaan Parkir

Redaksi LombokPost

Gizi Buruk Butuh Penanganan Sejak Dini

Redaksi LombokPost

Puluhan Pedagang Pasar Keruak Direlokasi

Redaksi LombokPost

Cara Berbagi ala Sahabat Yatim Dhuafa Lombok Timur

Redaksi LombokPost

Mantan Kadus Minta Dikukuhkan Kembali

Redaksi LombokPost

Pelaksanaan Program Harus Berbasis Risiko

Redaksi LombokPost