Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Dukung Subsidi Langsung Elpiji 3 Kg

Ilustrasi/Net

MATARAMA�– Hiswana Migas mendukung langkah pemerintah yang akan menerapkan subsidi langsung untuk elpiji 3 kilogram (kg). Lombok merupakan salah satu daerah yang menerapkan program tersebut.

Ketua Hiswana Migas NTB I Komang Mahendra Gandi mengatakan, program tersebut merupakan sebuah terobosan penting. Tujuannya agar penyaluran elpiji bersubsidi tepat sasaran. Pihaknya menunggu perintah pusat untuk mengawal program tersebut.

a�?Ya ini sangat bagus sekali sehingga ke depannya yang memperoleh gas elpiji 3 kg benar-benar tepat sasaran,a�? ujar Gandi kepada Lombok Post kemarin (2/3).

Dengan adanya penerapan penyaluran subsidi langsung itu diharapkan dapat membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dia yakin masyarakat dapat memperoleh elpiji 3 kg sesuai dengan harga ekonomis.

Dia mencontohkan harga eceran tertinggi elpiji 3 kg saat ini mencapai Rp 14 ribu. Namun yang beredar di masyarakat harganya mencapai Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu. Gandi optimistis penerapan penyaluran subsidi langsung itu dapat memotong rantai pasar dan memudahkan masyarakat.

a�?Intinya kan untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan,a�? papar dia.

Selain itu, saat ini Pertamina juga menerapkan program satu desa satu pangkalan yang berfungsi memperpendek jalur distribusi. Program tersebut sudah berlangsung dibeberapa daerah di Pulau Lombok. Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi oknum tertentu yang mempermainkan harga.

Penyaluran subsidi langsung ini berarti masyarakat yang masuk kategori miskin dan usaha mikro yang berhak menerima subsidi, akan tetap membeli dengan harga keekonomian. Pembelian dilakukan dengan cara berbeda yakni menggunakan kartu yang diterbitkan Kementerian Sosial.

Artinya, ketika masyarakat miskin yang ingin membeli elpiji 3 kg, harus menunjukkan kartu, kemudian elpiji 3 kg dengan harga keekonomian tersebut dipotong karena ditomboki subsidi.

Pelaksanaan penyaluran subsidi langsung rencananya akan diterapkan bertahap pada Maret 2017, dengan begitua�Z setiap masyarakat yang berhak mendapat subsidi akan mendapat jatah tiga tabung untuk rumah tangga dan sembilan tabung untuk usaha mikro per bulan. Jadi keluarga yang berhak dapat satu kartu yang nantinya dapat jatah elpiji 3 kg sebanyak tiga tabung per bulan. Sementara usaha mikro memperoleh sembilan tabung. (tan/r3)

Berita Lainnya

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post

BI Sosialisasi Kartu GPN di Kota Bima

Redaksi Lombok Post

Distribusi Kartu Berlogo GPN Dekati Target

Redaksi LombokPost

Avian Brands Peduli Bangun Kembali Lombok

Redaksi Lombok Post