Lombok Post
Headline Sumbawa

Tim Gabungan Amankan Kayu Illegal Logging

GAWAT DARURAT : Tim gabungan saat mengamankan truk dan kayu yang diduga hasil illegal logging. IST/RADAR SUMBAWA

SUMBAWAA�– Tim gabungan KPH dan TNI/Polri berhasil mengamankan truk dan kayu yang diduga hasil illegal logging. Truk dan kayu-kayu itu diamankan dalam operasi yang dilakukan di sejumlah wilayah belum lama ini.

Kepala KPH Batulanteh Julmansyah mengatakan, operasi dilakukan di wilayah hutan di Kabupaten Sumbawa.KPH bersama Koramil Moyo Hulu berhasil menahan truk yang diduga membawa kayu ilegal pada Selasa (28/2) lalu. Kayu tersebut diduga berasal dari wilayah hutan Desa Sempe Kecamatan Moyo Hulu. Truk tersebut kemudian diamankan untuk dicek kelengkapan dokumen legalitasnya.

”Saat ini sedang dalam proses lacak balak yang dilakukan KPH Puncak Ngengas Batulanteh bersama TNI Koramil Moyo Hulu dan masyarakat,” ujarnya.

Lacak balak dipimpin oleh Kepala Seksi Perlindungan dan Konservasi Suparman Masrun bersama personel TNI. Empat hari sebelumnya juga tim patroli KPH mengamankan hasil illegal logging di sekitar Desa Sabedo Kecamatan Utan. Kayu tersebut diduga berasal dari dari wilayah Hkm Desa Sabedo, Kecamatan Utan.

A�Selain itu, KPH Ampang Plampang bersama anggota Posramil TNI dan Polsek Plampang mengamankan kayu jati gelondongan sebanyak 77 batang, Rabu (1/3) di Desa Teluk Santong, Kecamatan Plampang. Menurut Kepala Balai KPH Ampang Plampang Suhardi, kayu jati yang diduga hasil illegal logging dari kawasan hutan eks Perum Perhutani sekitar Teluk Santong ini ditumpuk di satu titik. Kayu itu kemudian ditemukan oleh tim gabungan.

A�”Tidak ada tersangka karena hasil temuan lapangan dalam kawasan hutan tanah merah Dusun Maruga, Desa Teluk Santong, pelaku penebangan masyarakat Desa Sepayung,” kata Julmansyah.

Selain itu, petugas Balai KPH Ampang Plampang menemukan tumpukan kayu di Desa Sepayung, Kecamatan Plampang dua hari sebelumnya. Tim yang terdiri dari staf Balai KPH bersama anggota Posramil Plampang dan anggota Polsek Plampang mencoba mengamankan kayu glondongan sebanyak 127 batang dari Desa Sepayung.

Akan tetapi dalam perjalanan, tim dihentikan oleh masyarakat yang mulai beringas. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan dan kondisi yang sudah malam, akhirnya kayu diturunkan di sekitar Masjid Desa Sepayung Luar. Akan tetapi ketika tim hendak mengambil kembali barang temuan di Desa Sepayung, tidak ditemukan kembali barang tersebut. Meski Tim sudah menemui Kepala Desa Sepayung, namun kayu itu tidak ditemukan.

A�Selain itu, KPH Ropang bersama Polsek Moyo Hulu kembali mengamankan kayu hasil illegal logging di Kelompok Hutan Samoko Lito, Desa Lito, Kecamatan Moyo Hulu, Rabu (1/3) lalu. Dalam hal ini, diamankan kayu jenis johar di areal eks Perum Perhutani dan juga lokasi Hkm Lito. Namun, saat tim datang ke lokasi, pelaku telah melarikan diri.

Menurut Julmansyah, efektifitas KPH mulai menampakkan hasilnya. Model dan strategi bergerak bersama oleh semua Balai KPH yang didukung oleh Satgas TNI/Polri sangat membantu. Sehingga bisa menekan praktik illegal logging.

A�Secara simultan pihaknya memberi penyadaran kepada masyarakat. Hal ini juga sedang dilakukan di Desa Sempe, Kecamatan Moyo Hulu. Sebab, praktik ilegal pengambilan dengan menebang kayu manis untuk diperdagangkan telah meresahkan. Karena penebangan itu mengancam sekitar mata air di wilayah setempat.

Untuk itu, lanjut Julmansyah, pihaknya telah bersepakat dengan pemerintah Desa Sempe untuk melakukan penanaman dan perlindungan sekitar mata air. Disamping itu, pihak KPH akan menyelidiki pengumpul dan penjual dan pemasar kayu manis ilegal di Sumbawa. (run/r4)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost