Lombok Post
Selong

Sepak Terjang Ali BD Dibukukan

BEDAH BUKU: Suasana saat acara bedah buku tentang Bupati Lotim HM Ali BD yang digelar di Labuhan Haji Sabtu (4/3) lalu. HUMAS LOTIM UNTUK LOMBOK POST

SELONGA�– Sejumlah pejabat Pemkab Lombok Timur (Lotim) Sabtu (4/3) menghadiri acara bedah buku yang mengulas sosok bupati Lotim HM A�Ali BD. Dihadiri para tokoh lintas kabupaten, acara bedah buku ini dilaksanakan di halaman PT Radio Suara Kancanta Labuhan Haji. Ribuan undangan yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda juga hadir memadati acara ini.

a�?Ada tiga buku yang dibedah. Yakni buku yang berjudul A�H Moch Ali Bin Dachlan, Bupati Independent dengan penulis Riyanto Rabbah, Sang Pelopor Zakat karya TGH Abdul Latief dan buku Setengah Layar oleh Widiyanto,a�? kata Kabag Humas Setda Lotim Ahmad Subhan.

Ketiga buku tersebut dijelaskan membahas sosok Ali BD yang menyangkut sikap, pemikiran, serta gagasannya dalam membangun daerah. Sebagai upaya mensejahterakan masyarakat. Namun demikian, dalam sambutannya Ali BD menyampaikan, acara ini lebih pada bagian dari silaturahmi.

A�a�?Silaturahmi harus dibiasakan, karena silaturahmi adalah kebutuhan. Kegiatan seperti ini hendaknya dinilai secara positif. Hindari fitnah dan isi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat seperti banyak membaca,a�? ucap Ali BD.

Dalam buku a�?H Moch Ali bin Dachlan, Bupati Independenta�� diulas bahwa Ali BD merupakan mantan Bupati Lotim yang bertarung kembali melalui jalur perseorangan. Secara fenomenal Ali BD bangkit dari kekalahan lima tahun sebelumnya untuk menduduki kembali kursi yang pernah ia duduki. Yang lebih menarik, ia menang melalui jalur independen. Hal ini dinilai disebabkan kerinduan masyarakat Lotim akan kepemimpinan Ali BD. Salah satunya yakni kebijakannya lewat program zakat yang diulas juga dalam buku a�?Sang Pelopor Zakata��.

Praktisi hukum yang juga dosen Pascasarjana Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Dr. H Asmuni yang hadir sebagai pembicara juga menyampaikan, Ali BD adalah sosok multidimensi.

a�?Sebagai pemimpin, beliau memiliki sifat angin yang selalu bersilaturahmi ke semua elemen masyarakat,a�? ungkapnya.

Seperti halnya dengan program zakat, Asmuni A�menegaskan seringkali zakat lebih ditinjau dari sisi fiqih formal. Sedangkan Ali BD lebih memandang dari sisi kegunaan dan manfaat zakat. A�Sisi lain dari Ali BD, ketika menyampaikan pidato selalu berisi. Disampaikan dengan lembut, mudah difahami semua kalangan karena disertai dengan dasar data yang akurat.

Pembicara lainnya adalah Riyanto Rabbah sang penulis yang juga hadir sekaligus sebagai pembicara. Ia menyampaikan tujuan dari penyusunan buku ini sebagai bentuk tanggungjawab sebagai seorang penulis dalam mendokumentasikan peristiwa-peristiwa bersejarah. a�?Sesuatu yang penting, perlu dicatat dan dipelajari sebagaimana kata Chairil Anwar. Semua harus dicatat, semuanya mendapat tempat,a�? pungkasnya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Menange Rambang Butuh Sentuhan

Redaksi LombokPost

SECO Tempat Khusus Minum Kopi, Bukan Memburu Wifi

Redaksi LombokPost

Kuota Haji Lotim 2019 Bertambah

Redaksi LombokPost

RT BERIMAN Jadi Kampung Tertib Lalu Lintas

Redaksi LombokPost

P3K Harapan Terakhir Honorer

Redaksi LombokPost

SDM Pelaku Usaha Wisata Masih Rendah

Redaksi LombokPost

Partai Jangan Pasang APK Sembarangan!

Redaksi LombokPost

267 CPNS Lotim Lolos SKB

Redaksi LombokPost

Bencana Tiba, TSBD Tak Bergigi

Redaksi LombokPost