Lombok Post
Sportivo

Atletik Kekurangan Pelari Putri

MINIM GENERASI: Atlet atletik putri masih dibina di Lapangan Lawata Atletik, Mataram, beberapa waktu lalu. HARLI/LOMBOK POST

MATARAM – Generasi pelari putri di NTB tidak begitu menggembirakan. Jumlahnya makin merosot. Hanya ada beberapa pelari saja yang bisa diandalkan. Itu pun belum mampu mengukir prestasi yang hebat untuk daerah.

Mengulas jejak pelari putri sebelumnya, mereka mampu mencetak prestasi yang mantap di kancah nasional. Dari PON XVII 2008 Kalimantan Timur, sprinter putri seperti Mariati berhasil mempersembahkan emas. Sementara pada nomor tolak peluru Dewi Lentari juga mempersembahkan medali emas.

Pada PON XVIII 2012 Riau kebiasaan mendulang emas dari pelari putri mulai terkikis. Tidak ada pelari putri yang mampu menuruti jejak Mariati dan Dewi Lantari. Sementara pada PON XIX/2016A� Jawa Barat, pelari putri yang diturunkan seperti Fifit Marlena, Rohani, dan Kadek Wati hanya mampu meraih medali perunggu.

Merujuk dari grafik prestasi pelari putri, Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengprov PASI) tidak menampik adanya penurunan. Mereka mengakui kalau saat ini belum menemukan atlet yangA� mampu memberikan prestasi hebat di PON selanjutnya.

“Memang saat ini generasi atlet atletik putri kita memang belum ada yang menonjol,a��a�� aku Ketua Pengprov PASI NTB H Suhaimi kepada Lombok Post, kemarin (6/3).

Terakhir, pelari putri yang menyumbangkan emas untuk NTB adalah Rohani di Kejuaraan Jatim Open. Dia membawa pulang medali emas pada nomor 100 meter gawang. “Tapi apa bisa kedepan Rohani mengulangi prestasinya tersebut,” tanya dia.

Untuk atlte di nomor tolak peluru, baru Ni Putu Yogiswari saja yang terlihat. “Dia meraih medali perak di Jatim Open,” terang dia.

Suhaimi mengatakan, masalah regenerasi menjadi pekerjaan rumah Pengprov PASI kedepan. “Harapan kita ada pada atlet yang sekarang dibina di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP),” ujarnya.

Dia berharap, kedepan ada beberapa atlet yang bisa diorbitkan ke nasional. Sehingga, atlet atletik putri bisa berbuat banyak di level nasional maupun internasional. (arl/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post