Pendidikan

Guru Diminta Fokus Ngajar

MATARAM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mataram berharap fokus mengajar di sekolah. Sehingga nantinya arahnya bisa meningkatkan kualitas pendidikan di daerah berjargon a�?Maju Religius dan Berbudayaa�� ini.

a�?Saya lihat guru sekarang isbuk dengan urusan sertifikasi,a�? kata Kabid Dikdas Dikbud Kota Mataram HL Mohammad Sidik, kemarin (6/3).

Ia mengaku, beban mengajar guru sertifikasi 24 jam cukup berat. Guru tugasnya bukan hanya mengajar saja. Melainkan, guru juga disibukkan dengan tugas administrasi.

Seperti membuat silabus, RPP, program semester, program tahunan, evaluasi, dan sebagainya.

a�?Ini mestinya tidak dibebankan kepada guru,a�? kata Sidik.

Sidik mengatakan, dengan beban mengajar 24 jam per pekan membuat guru pontang panting.

Bahkan, jika jam mengajar mereka (guru) tidak memenuhi di sekolah induk, mau tak mau guru harus mengajar diluar sekolah induk.

a�?Kalau seperti ini mereka tidak fokus mengajar. Guru bolak-balik dari satu sekolah ke sekolah lain,a�? imbuh Sidik.

Terkait rencana Kemendikbud akan menghapus beban jam mengajar guru sertifikasi disambut baik Dikbud Kota Mataram. Menurutnya, beban mengajar 24 jam dinilai membuat guru tidak fokus mengajar.

Selain mereka harus memenuhi jam mengajar, mereka juga ditugaskan membuat administrasi.

Terkait ada tunggakan sertifikasi guru 2016. Sidik mengatakan, pasti akan dibayarkan.

Hanya saja dana belum cukup dibayarkan untuk triwulan IV pada 2016 lalu.

a�?Ini pasti akan dibayarkan, tapi harus menunggu dana pusat ,a�? ucap dia. (jay)

Related posts

Indonesia Power Bantu SMKN 2 Gerung

Redaksi Lombok post

Hari Pertama Masuk, KBM di Mataram Belum Aktif

Redaksi Lombok post

SIAP-SIAP, HABIS UN ADA MUTASI

Redaksi Lombok post