Lombok Post
Kriminal

Raja Arab Berkunjung Polisi Razia Tuak

DIAMANKAN: Polsek Narmada menyita 240 liter tuak yang di bawa IDN, kemarin (6/3). Dari setiap jerigen yang ia jual kembali, IDN mengaku mendapat keuntungan Rp 90 ribu. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM – Polisi kembali mencegah peredaran minuman tradisional beralkohol jenis tuak. Sebanyak delapan jerigen ukuran besar disita dari IND (inisial, Red), pria asal Desa Golong, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, kemarin (6/3). Jika ditotal tuak yang dikemas dalam delapan jerigen itu sekitar 240 liter.
Menurut keterangan polisi, satu jerigen yang berisi 30 liter tuak dibeli pelaku seharga Rp 210 ribu. Rencananya, tuak tersebut akan dijual kembali di lapaknya di perbatasan Lobar dan Lombok Tengah.
Dari penjualan itu, sedikitnya IDN bisa mendapatkan keuntungan Rp 90 ribu per jerigennya. Karena keuntungan yang menggiurkan itu, IDN tergoda untuk terus menjual hasil sadapan pohon enau tersebut.
IDN mengatakan, dibandingkan pendapatannya dari bertani, penghasilan dari menjual tuak jauh lebih banyak.
a�?Katanya sudah lama jualan, lebih dari satu tahun. Ya karena dapat banyak untung, makanya jualan terus,a�? kata Kapolsek Narmada Kompol Setia Widjatono, kemarin.
Lebih lanjut, Widjatono mengatakan, razia minuman beralkohol merupakan kegiatan rutin yang terus dilakukan. Terutama dengan adanya kunjungan Raja Arab Saudi di Bali.
a�?Ini cipta kondisi imbangan dengan adanya tamu kenegaraan yang berkunjung,a�? kata Widjatono.(dit/r2)

Berita Lainnya

Cegah Aksi Para Spekulan, Polisi-Pemprov Pantau Pasar

Redaksi LombokPost

Kapolres Imbau Masyarakat Menahan Diri

Redaksi LombokPost

Penyidik LHK Lakukan Langkah Konfrontir

Redaksi LombokPost

Jaksa SP3 Kasus Izin Hutan Sekaroh

Redaksi LombokPost

PPK Masuk Bui, Rekanan Tak Kunjung Diadili

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Kejati NTB Selamatkan Uang Negara Rp 4 Miliar

Redaksi LombokPost

TNI Polri di NTB Tetap Solid

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost