Lombok Post
Kriminal

Terduga Pengedar Sabu Tertangkap di Meninting

BARANG BUKTI: Polisi berhasil menyita barang bukti narkotika jenis sabu seberat 8 gram, uang Rp 2.450.000, alat hisap, dan timbangan digital. Seluruh barang bukti tersebut didapatkan dari rumah AG, terduga pengedar narkotika, di Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM – Seorang kontraktor asal Jakarta berinisial AG, ditangkap polisi. Pria 41 tahun ini diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu. Dia ditangkap di sebuah perumahan di Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat.

Selain AG, polisi juga menangkap AT (inisial, Red). Sama seperti AG, AT juga dicurigai polisi sebagai pengedar narkotika.

Menurut keterangan polisi, kedua pelaku yang ditangkap sudah lama diincar aparat. Aktivitas mereka dalam menjalankan bisnis narkotika, terendus petugas.

A�a�?Sudah lama kita incar. Saat penggerebekan, mereka sedang main playstation,a�? kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra, kemarin (6/3).

Satra mengatakan, saat petugas menggerebek rumah kontrakan AG, pelaku sempat berupaya menghilangkan barang bukti. AG lari ke kamar mandi sembari membawa satu poket berisi kristal putih diduga sabu.

Di dalam kamar mandi, AG langsung membuang poket tersebut ke dalam kloset duduk. Namun A�belum sempat menyiram sabu yang ia buang, polisi berhasil lebih dulu membekuknya.

a�?Sudah ada di air, tapi berhasil kita cegah sebelum pelaku menyiramnya,a�? kata Satra.

Dari penggeledahan di dalam rumah, petugas mengamankan barang bukti narkotika diduga sabu. Beratnya mencapai 8 gram. Sabu tersebut, kata Satra, telah diuji di laboratorium Balai BPOM Mataram.

a�?Positif mengandung zat metamfetamine,a�? ujar dia.

Selain sabu, polisi turut menyita barang bukti lain berupa timbangan digital, alat hisap, uang Rp 2.450.000, dan sejumlah klip plastik bening. Barang bukti tersebut menguatkan dugaan polisi bahwa keduanya merupakan pengedar sekaligus pengguna. Lebih lanjut, polisi kini tengah mengembangkan penyidikan. Guna membidik pemasok barang haram kepada AG dan AT.

a�?Sudah kita dapatkan identitasnya dari kedua pelaku yang kita amankan. Sekarang petugas tengah melakukan pengejaran,a�? kata Satra.

Terkait dengan perbuatan keduanya, polisi memberi sangkaan Pasal 112 Ayat 1, Pasal 114 Ayat 1, dan Pasal 127 Ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

a�?Paling singkat di penjara lima tahun,a�? pungkas dia. (dit/r2)

Berita Lainnya

Tujuh Warga Jadi Tersangka

Redaksi LombokPost

Kades Sukamulia Buronan Polisi

Redaksi LombokPost

Polres Loteng “Ganyang” Pedagang Miras

Redaksi LombokPost

Cegah Aksi Para Spekulan, Polisi-Pemprov Pantau Pasar

Redaksi LombokPost

Kapolres Imbau Masyarakat Menahan Diri

Redaksi LombokPost

Penyidik LHK Lakukan Langkah Konfrontir

Redaksi LombokPost

Jaksa SP3 Kasus Izin Hutan Sekaroh

Redaksi LombokPost

PPK Masuk Bui, Rekanan Tak Kunjung Diadili

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost