Lombok Post
Kriminal

Buru Penadah Motor, Polisi Dapat Sabu dan Peluru

BARANG BUKTI: Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti yang disita dari penggerebekan di kediaman AD terduga pelaku penadahan motor curian di Bilelando, Lombok Tengah. Selain surat-surat kendaraan petugas menyita lima poket diduga sabu dan 10 butir amunisi aktif. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM – Pengembangan penyelidikan terhadap dugaan penjualan motor hasil curian di sejumlah TKP di Mataram, mengarah pada terduga penadah dengan inisial AD. Hanya saja, dalam upaya penggerebekan di kediamannya, di Desa Bilelando, Lombok Tengah, Senin (6/3), AD berhasil kabur.

Menurut keterangan polisi, AD diduga sebagai pembeli dari sedikitnya lima orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah ditangkap polisi. Mereka telah beraksi di wilayah Pagutan dan Kelurahan Dasan Agung, Kota Mataram.A�Karena itu tim gabungan dari Polsek Cakranegara, Polsek Mataram, dan Reskrim Polres Mataram berusaha menangkap pelaku. Sayang penggerebekan di rumah AD tidak membuahkan hasil.

Saat tiga mobil tim gabungan masuk ke dalam kampung, AD melarikan diri. Penyisiran yang dilakukan aparat di sekitar kediaman AD pun tidak mendapatkan hasil apa-apa.A�Meski demikian saat penggeledahan di rumahnya, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, 7 BPKB asli, 8 lembar STNK, satu set kunci mobil, 13 kunci sepeda motor, dan satu senjata tajam.

Kasatreskrim Polres Mataram AKP Kiki Firmansyah mengatakan, barang bukti itu semakin menguatkan dugaan polisi. A�Yakni dugaan AD merupakan penadah yang membeli motor dari pelaku curanmor yang telah ditangkap polisi.A�a�?Pelaku curanmornya sudah kita tangkap semua, ini pengembangannya,a�? kata Kiki, kemarin (7/3).

Selain sejumlah dokumen kendaraan bermotor, petugas juga mendapati barang bukti lain yang tidak ada kaitannya dengan aksi curanmor. Yakni lima poket bubuk kristal putih diduga sabu di dalam celana serta 10 butir amunisi tajam untuk senjata api jenis mouser.

Terkait barang bukti sabu, Kiki mengaku masih melakukan koordinasi dengan Polres Lombok Tengah dan Ditresnarkoba Polda NTB. Guna melacak apakah AD menjalani peran lain, yakni sebagai pengedar narkotika.A�Untuk peluru, lanjut dia, ditangani langsung jajaran Satreskrim Polres Mataram. Hanya saja Kiki belum berani berspekulasi apakah pelaku mempunyai senjata api atau hanya sekadar pelurunya saja.A�a�?Itu yang masih kita dalami,a�? pungkasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost