Lombok Post
Metropolis

Gubernur Desak RTRWN Disahkan

Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi SIRTU/LOMBOK POST

MATARAMA�– Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi berharap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nasional segera disahkan Presiden Jokowi.

Dengan harapan, Global Hub Kayangan bisa masuk menjadi salah satu prioritas nasional. Sebab saat ini semua pihak, baik investor maupun pemerintah daerah tengah menunggu pengesahan RTRWN yang baru agar ada kepastian.

Di mana saat ini rencana pengembangan Global Hub belum masuk prioritas pusat karena tidak tercantum di dalam RTRWN. Meski demikian, ia yakin pemerintah pusat memiliki komitmen yang kuat untuk pengembangan kawasan.

Komunikasi khusus sudah dilakukan, kabarnya rancangan RTRWN sudah selesai di tingkat menteri, tinggal tanda tangan presiden. Tidak hanya NTB, hampir semua provinsi sedang menunggu. a�?Mudahan dengan RTRW disahkan, dan pembangunan bisa segera,a�? katanya.

Khusus untuk Global Hub, beberapa waktu lalu ia mempresentasikannya di Jakarta, dan banyak investor yang tertarik menanamkan modalnya.

Artinya, rencana pengembangan Global Hub menunjukkan kemajuan yang positif. a�?Tapi karena proyek ini sangat besar tentu tidak bisa seperti membuka warung, tiga minggu bisa dibuka,a�? katanya.

Biaya yang dibutuhkan mencapai ratusan triliun, sehingga para investor juga membutuhkan kepastian dari segala sisi.

Baik dari aspek regulasi, jaminan investasi, jaminan keuntungan, dukungan masyarakat, dukungan pemerintah. a�?Semua itu sedang berproses,a�? katanya.

Ia menambahkan, arah investasi ke depan adalah di kawasan Samota dan Global Hub. Sebab Mandalika sudah dianggap selesai. Dalam arti Mandalika sudah berproses untuk pembangunan.

Global Hub sendiri sudah jalan sampai perencanaan, tapi untuk realisasi investasi perlu menunggu satu hingga dua tahun ke depan. Karena sebelum realisasi penanaman modal, investor butuh perizinan dan segala macam.

Pengembangan Global Hub sendiri murni bisnis to bisnis, pemerintah hanya memfasilitasi.

Perusahaan lokal sendiri sudah ada yang sanggup, baik perusahaan swasta maupun BUMD punya bagian. Sehingga peran daerah akan tetap ada di lokasi tersebut. (ili/r7)

Berita Lainnya

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost

Ayo, Keruk Sungai Ancar!

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Harus Nabung Stok Sabar

Redaksi LombokPost

Pol PP Mengeluh Lagi

Redaksi LombokPost

Evi: Kasihan Pak Sudenom

Redaksi LombokPost

Yang Lolos TKD Jangan Senang Dulu!

Redaksi LombokPost

Sekolah Sesak, ABK Terdesak

Redaksi LombokPost

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost