Lombok Post
Bima - Dompu

Pawai Rimpu Meriahkan Hari Perempuan Sedunia

RIMPU : Sejumlah perempuan terlihat mengenakan penutup kepala khas Mbojo (Rimpu) dalam acara peringatan Internasional Women’s Day atau Hari Perempuan Sedunia, Rabu (8/3). Yety/ Radar Tambora

KOTA BIMA a�� Memperingati International Womena��s Day atau Hari Perempuan Sedunia, organisasi Sampela Mbojo melakukan pawai Rimpu Mbojo. Semua peserta pawai terlihat mengenakan Rimpu.

RimpuA�merupakan nama pakaian asal suku Mbojo. RimpuA�adalah memakai sarung dengan melingkarkannya pada kepala dimana yang terlihat hanya wajah pemakainya. RimpuA� merupakan satu budaya cara berpakaian masyarakat yang ada di Bima dan Dompu. Pada zamannya, Rimpu digunakan sebagai pengganti jilbab.

Ketua Panitia Pawai Rimpu Mbojo Handayani menjelaskan, pawai Rimpu serentak dilaksanakan di wilayah NTB. Khusus untuk Kota Bima, Sampela Mbojo mengangkat tema a�?Stop Kekerasan Terhadap Perempuana�?.

a�?Ini sebenarnya kegiatan dadakan. Kami menyebar undangan di media sosial dan yang berpartisipasi lumayan banyak,a�? ujar pemenang kompetisi Sampela Mbojo tahun 2004 ini.

Yani mengaku, tujuan dilaksanakannya pawai Rimpu untuk mengingatkan dan mengenalkan budaya Bima ke masyarakat luas. Menurutnya, saat ini sulit untuk menemukan seorang wanita yang mengenakan Rrimpu. Khususnya di wilayah Bima dan Dompu.
a�?Kami khawatir budaya yang satu ini hilang ditelan kemajuan zaman. Kami tidak menginginkan hal itu,a�? tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Siti Fatimah Azahra, seorang peserta pawai. Zahra mengaku bangga bisa turut serta meramaikan pawai tersebut. Sebagai perempuan, ia merasa perlu ikut berpartisipasi dan memeriahkan Hari Perempuan Sedunia.

a�?Sebenarnya tidak ada undangan resmi. Kami diundang lewat media sosial,a�? ujarnya di halaman Museum ASI Mbojo.

Zahra berharap kedepan tidak ada lagi kekerasan terhadap kaum perempuan. Perempuan Indonesia harus menjadi perempuan tangguh dan hebat. Karena dari rahim seorang perempuan, lahir generasi muda yang hebat dan tangguh.

a�?Kita harus menjadi perempuan yang hebat dan tangguh. Baik untuk diri sendiri maupun untuk orang yang ada di sekitar kita,a�? pungkasnya. (yet/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara