Lombok Post
Metropolis

Pencetakan Ditargetkan April

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (PMPD-Dukcapil) NTB H Rusman SIRTU/LOMBOK POST

MATARAMA�– Warga yang sudah melakukan perekaman, tapi belum mendapatkan e-KTP harus bersabar. Sebab blangko yang ditunggu-tunggu dari pemerintah pusat belum juga dibagikan.

Pemprov NTB pun tidak bisa berbuat banyak, karena tender pengadaan barang semuanya dilakukan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (PMPD-Dukcapil) NTB H Rusman mengatakan, terkait e-KTP, sampai saat ini kegiatan lelang masih berlangsung di Kementerian Dalam Negeri (Mendagri).

a�?Mudahan di bulan April sudah jadi dan terdistribusi ke semua kabupaten,a�? kata Rusman, kemarin (8/3).

Meskipun e-KTP belum bisa dicetak langsung, tapi ia berharap kepada masyarakat yang usianya sudah mencapai 17 tahun untuk melakukan perekaman.

Sebab data ini diperlukan untuk berbagai kebutuhan layanan kependudukan, termasuk pendataan pemilih dalam Pilkada 2018.

a�?Bila ada masyarakat yang membutuhkan KTP, maka akan diberikan surat keterangan, itu berlaku sama dengan e-KTP,a�? katanya.

Ia berharap, proses lelang dan pengadaan blangko di pusat berjalan lancar dan warga mendapatkan kartu identitasnya.

Sementara untuk mengantisipasi membeludaknya pengambilan e-KTP, Rusman meminta kepada masing-masing pemerintah kabupaten/kota punya cara khusus untuk mensiasatinya.

“Jangan sampai warga berdesak-desakan dan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” harapnya.

Dalam waktu dekat, PMPD-Dukcapil akan mengadakan rapat dengan semua kabupaten/kota se-NTB. Termasuk membahas persoalan e-KTP.

Dari pertemuan itu akan dirumuskan langkah-langkah strategis untuk memperlancar pelayanan kepada masyarakat. (ili/r7)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost