Lombok Post
Giri Menang

Pensiunan ASN Ditemukan Membusuk

KELUARKAN BAU: Jasad korban I Made Meranggi, salah seorang pensiunan ASN Lobar yang ditemukan tewas membusuk di rumahnya di komplek BTN Pemda, di Gerung, kemarin (8/3). ZAINUDDIN/LOMBOK POST

GIRI MENANG – Salah seorang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Lobar, I Made Meranggi, 65 tahun ditemukan tewas membusuk di dapur rumahnya di komplek BTN Pemda, di Gerung, kemarin (8/3).

Korban diperkirakan meninggal empat hari yang lalu. Saat ditemukan, tubuh korban sudah membusuk, wajah membangkak. Dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Informasi yang diserap di lapangan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.00 Wita oleh sang istri Ni Ketut Ranis, 54 tahun di dapur rumahnya. Bersama salah seorang saksi yang tak lain tukang bangunan yang bekerja di samping rumah korban atas nama Tohri, 35 tahun.

Saat itu, istri korban curiga karena korban tidak pernah menghubungi selama satu minggu. Sebaliknya, dihubungi balik via telepon, korban tidak pernah merespons.

Merasa ada yang aneh, istri korban pun berinisiatif datang ke rumahnya di BTN Pemda Utara, Desa Dasan Tapen, Kecamatan Gerung.

Sampai di kediamannya, istri korban melihat pintu samping rumah terbuka, sementara gerbang rumah terkunci.

Karena tak bisa masuk ke rumah, istri korban pun meminta tolong ke tukang bangunan yang bekerja di samping rumah untuk melihatkan kondisi di dalam rumah. Tanpa pikir panjang, tukang yang bernama Tohri turun melalui bangunan di samping dengan melewati atap garasi.

Betapa terkejutnya Tohri, menemukan I Made Meranggi sudah terbujur kaku dengan bau membusuk.

Kapolsek Gerung Zacky Maghfur yang dikonfirmasi di TKP mengatakan pihaknya belum berani menyimpulkan korban tewas dibunuh atau tidak. Karena pihaknya masih melakukan pengembangan.

“Kami akan menunggu hasil pemeriksaan dari tim dokter untuk mendapat kesimpulan,a�? ujarnya.

Terkait adanya bekas luka di tubuh korban, Zacky sekali lagi belum berani memastikan. Kondisi tubuh korban saat itu sudah lunak, sehingga rentan muncul luka baru jika salah penanganan. “Yang jelas keluar darah pada bagian mulutnya. Umumnya seperti itu,a�? tandasnya.

Kepala Dusun BTN Pemda Utara, Lalu Masa��ud mengakui bahwa korban merupakan warganya. Hanya saja, belum terdata karena korban belum tinggal menetap di rumah tersebut.

Korban sendiri merupakan warga Dusun Karang Anyar, Desa Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar. “Hanya sesekali datang dan pergi lagi,a�? imbuhnya.

Usai dilakukan evakuasi, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Polda NTB untuk dioutopsi. (zen/r5)

Berita Lainnya

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost

Pariwisata Senggigi Diyakini Pulih Lebih Cepat

Redaksi LombokPost

9.345 Orang Tertahan di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Bupati Bela PT Tripat

Redaksi LombokPost