Lombok Post
Sportivo

Prioritaskan Cabor Binaan PPLP

LATIHAN: Pesilat PPLP terus mengasah kemampuannya untuk menghadapi Popnas di Arena Pencak Silat Lawata Mataram, kemarin (8/3). HARLI/LOMBOK POST

MATARAM – Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/ Jawa Tengah (Jateng) enam bulan lagi. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB belum juga menentukan cabor yang akan berangkat ke event dua tahunan itu.

a��a��Kita belum mendengar dari Cabang Olahraga (Cabor) bagaimana kekuatan dan kemampuan atlet,a�? kata Kabid Olahraga Dispora NTB Anang Zulkarnaen, kemarin (8/3).

Pada Popnas tahun ini akan dipertandingkan beberapa cabor. Diantaranya, Angkat Besi, Atletik, Bola Basket, Voli Indoor, Voli Pasir, Bulutangkis, Dayung, Gulat, Judo, Karate, Panahan, Pencak Silat, Renang, Senam (Artistik, Ritmik dan Aerobik), Sepak Bola, Sepak Takraw, Tenis Lapang, Tenis Meja, Taekwondo, Tinju, dan Tarung Derajat.A�A�a�?Kita belum menentukan Cabor yang akan diikuti, karena belum bisa melihat peluang untuk meraih medali emas,a�? jelasnya.

Cabor yang masuk dalam pembinaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) NTB menjadi prioritas untuk berangkat ke Popnas. Diantaranya, Atletik, Pencak Silat, Voli Pasir, Voli Indoor, dan Taekwondo.

Sementara Cabor non PPLP tidak semua bisa diakomodir. Alasannya, anggaran terbatas. a�?Saya belum tahu persis berapa banyak anggaran. Yang pasti tidak cukup untuk mengakomodir seluruh Cabor yang dipertandingkan di Popnas,a�? ujarnya.

Menurutnya, Cabor non PPLP yang harus diakomodir merupakan Cabor yang memiliki peluang meraih medali. Seperti, Tinju dan Tarung Derajat. a�?Dua Cabor itu memiliki atlet berkualitas. Jadi, keduanya harus mengikuti Popnas,a�?A�A�bebernya.

Pekan ini, Anang akan memanggil seluruh Pengprov Cabor untuk membahas target medali yang akan dicapai pada Popnas nanti. a�?Semuanya akan kita undang nanti,a�? jelasnya.

Anang menambahkan kalau ada atlet dari Cabor lain yang memiliki kualitas bagus, diharapkan mereka bisa memberitahukan kepada Dispora NTB, agar para atlet bisa difasilitasi. a�?Tidak bisa serta merta kita akomodir atlet. Karena anggaran terbatas,a�? jelasnya.

Jika memang anggaran nanti tidak memungkinkan, Anang akan bersurat langsung ke Cabor. Langkah itu untukA�A�mencari inisiatif bersama untuk memberangkatkan Cabor ke Popnas. a�?Kalau mereka mau sharing anggaran untuk memberangkatkan atlet kita akan setuju. Hal ini pernah kita alami pada Popnas 2015 lalu,a�? bebernya. (arl/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post