Lombok Post
Bima - Dompu

Maling Kayu Masih Beraksi

BIMA – Sekitar 27 kubik kayu sonokeling diamankan tim terpadu dalam operasi gabungan, Rabu siang (8/3), di So Wadu Dama, Desa Pusu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Kayu tersebut diduga hasil illegal logging.

Kasi Trantib Sat Pol PP Kecamatan Langgudu Syahruddin pada Radar Tambora (Lombok Post Group) menjelaskan, tim terpadu terdiri dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Madapangga, TNI, Polri dan juga Sat Pol PP. Kegiatan opgab dimulai sekitar pukul 12.15 Wita dan berakhir pukul 17.45 Wita.

Diakui Syahruddin, opgab dilakukan mengingat maraknya kasus penebangan kayu sonokeling secara ilegal oleh masyarakat. Seperti di So Wadu Dama, Desa Pusu.

“Rabu siang kami mulai jalan. Ada yang menggunakan sepeda motor dan sebagian berjalan kaki,” jelasnya, Kamis (9/3).

Dalam operasi tersebut, tim terpadu menemukan empat titik tumpukan kayu sonokeling. Dengan jumlah keseluruhan kayu yang diamankan 250 batang.

“Kayu tersebut sudah kami amankan dan ada beberapa yang kami musnahkan dengan cara dibakar,” tegas Syahruddin.

Kasi Trantib Sat Pol PP Kecamatan Langgudu mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penebangan kayu secara ilegal. Karena hal tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan & Pemberantasan Kerusakan Hutan. Sementara untuk kegiatan operasi gabungan, Syahruddin menegaskan mulai intens dilakukan.

A�”Jumlah tim terpadu yang ikut dalam operasi sebanyak 15 orang. Kegiatan operasi seperti ini akan terus kami lakukan,” pungkasnya. (yet/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara