Lombok Post
Headline Sumbawa

BPA Belum Terima Kiriman Dana Desa

Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan BPA Nurullah. DOK/RADAR SUMBAWA

TALIWANGa��Badan Pendapatan dan Aset (BPA) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengakui lambannya penyelesaian laporan penggunaan dana desa 2016, berimbas pada molornya transfer dana desa dari pemerintah pusat. Sampai saat ini Pemda KSB belum menerima transfer dana desa dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

a�?a��Sampai saat ini kita belum terima transfer dana desa untuk tahap pertama tahun 2017,a��a�� kata Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan BPA Nurullah pada Radar Sumbawa (Lombok Post Group), Jumat (10/3).

Lambannya penyelesaian laporan penggunaan dana desa 2016 diakuinya menjadi salah satu faktor penyebab keterlambatan tersebut. Nurullah juga mengakui, akibat keterlambatan yang terjadi disejumlah desa, akan berimplikasi terhadap semua desa di KSB.

a�?a��57 desa pasti akan terkena imbas. Kenapa, karena dana tersebut dikirim secara gelondongan ke kas daerah,a��a�� katanya.

Salah satu syarat agar dana itu bisa dikirim ke kas daerah, semua desa yang menerima dana desa 2016 harus segera menyelesaikan laporan penggunaan dana desa.

a�?a��Ini salah satu syarat yang harus kita penuhi. Kalau satu desa saja tidak menyelesaikan laporannya, tentu akan berimbas ke semua desa,a��a�� paparnya.

Tahun 2017 ini, KSB akan mendapat sekitar Rp 47 miliar lebih dana desa. Dana itulah yang nantinya akan dikirim daerah ke masing-masing rekening desa. Setiap desa, tambahnya mendapat dana desa berbeda-beda. Hal tersebut sesuai dengan perhitungan jumlah penduduk dan luas wilayah masing-masing desa.

Selain itu, alokasi untuk dana desa juga disesuaikan dengan sejumlah aturan lain. Salah satunya tentang realisasi dana desa yang dilakukan tahun 2016 lalu.

a�?a��Misalnya, kalau ada satu desa yang dana desanya tidak habis dipakai dan dikembalikan lagi, tentu di tahun berikutnya mereka akan dikurangi sejumlah nominal yang tidak terpakai,a��a�� bebernya.

Terkait masalah pelaporan, Nurullah berharap desa yang belum menyelesaikan kewajiban tentang laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran untuk bisa memaksimalkan sisa waktu yang ada. Pasalnya, jika tidak bisa diselesaikan dalam bulan ini, dipastikan dana desa tidak akan dikirim ke kas daerah.

a�?a��Saat ini pemerintah pusat memang cukup ketat terkait masalah ini. Kalau laporannya tidak dikirim, tentu akan berimbas kepada anggaran. Nah kalau dikirim dalam bulan ini, dipastikan baru akan direalisasikan April mendatang,a��a�� katanya. (far/r4)

Berita Lainnya

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost