Lombok Post
Giri Menang

Disnaker Segera Terapkan LTSP

SEGERA BEROPERASI: Inilah ruangan yang rencananya akan difungsikan sebagai LTPS di Kantor Disnaker Lobar, kemarin (10/3). ZAINUDDIN/LOMBOK POST

GIRI MENANG – Untuk mengatasi maraknya buruh migran ilegal asal Lombok Barat (Lobar) yang akan bekerja ke luar negeri, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) bakal menerapkan Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP). Program ini rencananya mulai diterapkan Juni mendatang.

Kepala Disnaker Lobar Drs HL Saswadi menerangkan, persiapan LTSP sejauh ini tinggal menunggu Peraturan Bupati (Perbup). Sarana dan prasarana yang dibutuhkan juga terus diadakan.

a�?Masih kita persiapkan, mungkin Juni sudah bisa diuji cobakan (LTSP),a�? terangnya ditemui diruang kerjanya, kemarin (10/3).

Menurut Saswadi, layanan tersebut sangat dibutuhkan. Mengingat permasalahan TKI di Lobar yang tak kunjung tuntas. Terlebih lagi soal pendataaan TKI yang dinilai masih lemah.

a�?Pendataan kita belum sempurna, masih saja ada calon TKI yang berasal dari Lobar, namun berangkat di kabupaten/kota lain,a�? jelasnya.

Dengan adanya LTSP, calon TKI bakal lebih mudah mendapatkan dokumen kerja. Lebih efesiensi waktu saat mengurus dokumen. Tak lagi ribet dan memakan biaya banyak.

Melalui LTSP, pelayanan semuanya terintegrasi. Semua stakholders yang terlibat dalam kepengurusan dokumen kerja TKI akan disiapkan di satu tempat. Seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kantor Imigrasi, Dinas Ketenagakerjaan, BP3TKI, PAP, dan kepolisian.

a�?Termasuk perwakilan KPK sebagai saksi untuk menghindari calo. Karena mengurus dokumen kerja di Disnaker tidak ada sepeserpun dikenai biaya,a�? ujarnya.

Dia berharap calon TKI asal Lobar memilih cara prosedural. Apalagi proses pengurusan dokumen sudah dipermudah. Sehingga ke depan diharapkan tidak ada lagi TKI bermasalah.

Kasi IPK dan Bursa Kerja Disnaker Lobar L Iwan Juniadi mengatakan program LTSP tersebut akan segera disosialisasikan ke desa-desa. a�?Intinya, program ini dalam rangka proses percepatan kepengurusan administrasi TKI,a�? katanya.

Jumlah TKI asal Lobar tahun 2016 sekitar 4.900 jiwa. Melalui pelayanan mudah dan aman LTSP itu, akan mereduksi TKI Ilegal dan perlindungan TKI akan lebih terjamin. (zen/r3)

Berita Lainnya

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost

Pariwisata Senggigi Diyakini Pulih Lebih Cepat

Redaksi LombokPost

9.345 Orang Tertahan di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Bupati Bela PT Tripat

Redaksi LombokPost