Lombok Post
Bima - Dompu

Mahasiswa Korban Penembakan Dimakamkan

PEMAKAMAN : Kapolres Bima AKBP M Eka Fathurrahman dengan Kapolsek Monta tengah menandu keranda mayat menuju TPU Desa Sakuru. Yety/ Radar Tambora

BIMA a�� Dedy, 25 tahun, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember asal Desa Sakuru, Kabupaten Bima yang menjadi korban penembakan dimakamkan Minggu siang (12/3). Korban merupakan korban penembakan orang tak dikenal di kota tempatnya kuliah, Sabtu (11/3).

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), sekitar pukul 08.00 Wita, jenazah korban tiba di rumah duka. Kehadiran jenazah korban disambut histeris keluarga. Orangtua korban masih tidak percaya dengan kejadian itu.Satu jam kemudian, jenazah korban disalatkan dan dimakamkan.

Kapolres Bima AKBP M Eka Fathurrahman dan Kapolsek Monta terlihat ikut menandu keranda mayat hingga di TPU. Mereka mengikuti prosesi pemakaman hingga selesai.

Kapolres Bima AKBP M Eka Fathurrahman di kediaman korban menjelaskan, terkait insiden penembakan tersebut Pores Bima dengan Polres Jember tetap berkoordinasi. Polres Bima bertanggung jawab untuk proses pengiriman jenazah dari Jember hingga rumah duka.

a�?Dari Jember sampai ke Lombok jenazah dikirim menggunakan pesawat. Sementara dari Lombok hingga rumah duka menggunakan jalan darat,a�? jelasnya.

Dijelaskan Eka, untuk proses hukum kasus tersebut ditangani Polres Jember. Sementara perkembangan kasus tersebut akan tetap disampaikan ke keluarga korban. Menurutnya Polres Jember secepatnya akan mengungkap motif dan pelaku penembakan itu.

a�?Kami terus berkoordinasi dengan Kapolres Jember. Apapun perkembangan kasusnya nanti, tetap akan disampaikan ke keluarga korban,a�? tegasnya.

Kakak kandung korban Erni, 34 tahun, mengaku kaget dengan berita duka tersebut. Ia berharap pihak kepolisian mengusut tuntas kasus penembakan yang menewaskan adik bungsunya itu.

a�?Siapapun yang terbukti melakukan penembakan itu harus dihukum, bila perlu dihukum mati saja,a�? tegasnya.

Sementara itu Kepala Desa Sakuru Supratman mengapresiasi kinerja Polres Bima yang membantu memulangkan jenazah korban. Ia berharap Polres Bima terus berkoordinasi dengan Polres Jember dan menginformasikan ke keluarga perkembangan penanganan kasus tersebut.

Menurut Supratman, korban hanyalah mahasiswa biasa. Dia memilih kuliah ke Jember karena ada saudaranya bekerja di Jember.

a�?Setahu kami korban hanyalah mahasiswa. Mohon pihak kepolisian usut tuntas kasus ini,a�? pintanya.

Kasus penembakan ini terjadi Sabtu dini hari (11/3) sekitar pukul 01.45 WIB di Jalan Sultan Agung Kaliwates, Jember, Jawa Timur. Saat itu korban dengan temannya Brig Pol Rama Adi Gunawan berboncengan.

Kemudian datang dua mobil dan mereka sempat salip a�� salipan. Hingga akhirnya terjadi perkelahian dan terdengar suara tembakan. Korban ditembak di rahang sebelah kanan, tembus ke kepala dan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). (yet/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara