Bima - Dompu

a�?Peranga�? Empat Bulan, Risa-Dadibou Berdamai

BIMA – Konflik antar warga Desa Risa dan Dadibou Kecamatan Woha berakhir. Demikian disampaikan Kapolres Bima AKBP M Eka Fathurrahman pada Radar Tambora (Lombok Post Group), Sabtu (11/3). Diakui Eka, kondisi keamanan di dua desa mulai kondusif. A�Agar kondisi keamanan di dua desa tetap kondusif, pihak kepolisian meminta masyarakat menjadi polisi untuk diri sendiri.

Sebelumnya warga dua desa bersebelahan itu sempat bertikai selama empat bulan. Anggota Polres Bima yang disiagakan di wilayah tersebut sudah ditarik.

“Anggota sudah kami tarik karena kondisi dua desa mulai kondusif,” ujar Eka.

Diakui Eka, tujuan kepolisian menyelesaikan konflik bukan untuk memenjarakan oknum tertentu. Tetapi lebih kepada memperbaiki dan membuat masyarakat lebih baik. Terutama dalam hidup bertetangga.

“Kami mengimbau masyarakat agar mereka bisa menjadi polisi untuk diri sendiri,” tegasnya.

Ditambahkan Eka, dalam konflik tersebut pihak kepolisian tidak hanya menebang a�?dahana�? dan a�?rantinga�? masalah. Tetapi akan mencabut A�akar permasalahannya. Sehingga konflik tersebut tidak berlanjut.

Sejauh ini, kata Eka, belum ada pihak yang diamankan terkait konflik Risa dan Dadibou. Menurutnya, apa yang dilakukan pihak kepolisian selama ini hanya sebatas shock therapy. Tujuannya untuk memberikan efek jera, agar masyarakat tidak lagi mengulangi perbuatan yang sama.

“Untuk sementara tidak ada yang diamankan,” pungkas Eka. (yet/r4)

Related posts

10 Kapal Sembunyi di Lawata

Redaksi Lombok post

Dewan: Mutasi Jelang Pilkada Begitu Sadis

Iklan Lombok Post

Rutan Bima Turut Pecahkan Rekor MURI

Redaksi Lombok post