Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Mandiri Buka Cabang di Kuala Lumpur

RUPST Bank Mandiri : (Kika) Komisaris Bank Mandiri B.S. Kusmuljono, Komisaris Bank Mandiri Aviliani, Komisaris Utama Bank Mandiri Wimboh Santoso, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Bank Mandiri Royke Tumilaar, Direktur Bank Mandiri Ogi Prastomiyono tengah berbincang sebelum membuka Rapat Umum Pemagang Saham Tahunan (RUPST) 2017, Selasa, (14/3) di Plaza Mandiri Jakarta. Sejumlah agenda penting akan dibahas dalam RUPST ini, termasuk penentuan besaran dividen yang akan dibayarkan kepada pemegang saham atas kinerja perseroan tahun lalu. Pada 2016, Bank Mandiri membukukan pertumbuhan kredit sebesar 11,2% menjadi Rp6,2 triliun sehingga laba bersih tercatat sebesar Rp13,8 triliun. Foto : Toni Suhartono/Indopos

JAKARTA a�� PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengumumkan pembayaran dividen sebesar 45 persen dari laba bersih 2016 atau Rp 6,21 triliun. Pembagian dividen tersebut cukup besar di tengah penurunan laba bersih akibat tekanan kredit bermasalah.

Dalam laporan keuangan 2016, laba bersih BMRI tercatat 32,1 persen menjadi Rp 13,8 triliun. Pembagian dividen itu membuat rasio kecukupan modal BMRI turun dari 21 persen menjadi 19,5 persen.

a�?Penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam mengembangkan bisnis ke depan,a�? kata Wakil Direktur Utama BMRI Sulaiman A. Arianto saat konferensi pers rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) kemarin (14/3).

Perseroan tahun ini menganggarkan belanja modal Rp 1,5 triliun sampai Rp 2 triliun. Belanja modal tersebut digunakan untuk ekspansi organik melalui penyuntikan modal ke anak-anak usaha BMRI. Untuk ekspansi anorganik, bank badan usaha milik negara (BUMN) itu mengalokasikan dana Rp 1 triliun hingga Rp 2 triliun.

Direktur Keuangan dan Treasury BMRI Pahala S. Mansury menuturkan, anggaran ekspansi anorganik dialokasikan untuk membuka kantor cabang di Kuala Lumpur, Malaysia. BMRI saat ini masih menjalani proses menjadi Qualified Asean Bank (QAB).

Bank juga telah mengajukan izin membuka kantor cabang di Kuala Lumpur pada Bank Negara Malaysia. a�?Belum dapat lokasinya, tapi yang jelas di Kuala Lumpur. Nanti kami sewa gedung saja,a�? katanya. Saat ini Mandiri telah memiliki kantor cabang luar negeri di Shanghai, Cayman Island, Singapura, Hongkong, dan Timor Leste.

RUPST kemarin memutuskan untuk mengangkat Destry Damayanti dan Makmur Keliat sebagai komisaris independen menggantikan Aviliani dan Abdul Aziz. Destry adalah anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sementara itu, Makmur merupakan dosen di Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik, Universitas Indonesia (FISIP UI).

Dengan demikian, susunan dewan komisaris BMRI menjadi Wimboh Santoso sebagai komisaris utama serta Imam Apriyanto Putro sebagai wakil komisaris utama. Jabatan komisaris independen diduduki Goe Siauw Hong, Bangun Sarwito Kusmulyono, Destry Damayanti, dan Makmur Keliat. Sementara itu, jabatan komisaris dipegang Askolani dan Ardan Adiperdana. (rin/c24/noe/jpg/r3)

Berita Lainnya

BPJS TK NTB Gelar Pasar Murah 2.046 Paket Sembako

Redaksi Lombok Post

BPJSTK NTB Lindungi 25.545 Pekerja Migran Indonesia

Redaksi Lombok Post

BCA Salurkan CSR Untuk Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post