Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Bank NTB Gencarkan Pembiayaan Desa Wisata

Ilustrasi

MATARAMA�– Wakil Gubernur NTB H Muh Amin mengapresiasi upaya perbankan untuk ikut terlibat menyukseskan program pemerintah di bidang pariwisata. Salah satunya terkait pembiayaan untuk desa wisata oleh Bank NTB. Termasuk pembiayaan untuk program rumput laut.

Dia mengatakan, potensi pariwisata NTB terus meningkat salah satunya dilihat dari tingkat kedatangan wisatawan ke NTB dalam beberapa tahun terakhir. Pembiayaan oleh perbankan itu dinilai sangat positif untuk meningkatkan geliat sektor pariwisata terutama di pedesaan.

a�?Desa wisata merupakan salah satu program unggulan kita di bidang pariwisata. Kita patut bersyukur perbankan mau menyuport dan ikut membina pelaku wisata kita,a�? ujar Amin kepada wartawan di Mataram.

Amin berharap, industri perbankan lainnya termasuk BUMN dan BUMD mengikuti jejak Bank NTB untuk memajukan sektor pariwisata. Perkembangan pertumbuhan wisata NTB diyakini dapat meminimalisasi resiko pembiayaan bagi para pelaku wisata di desa wisata tersebut.

Terpisah, Direktur Utama Bank NTBA� Komari Subakir mengatakan, pembiayaan untuk desa wisata dan rumput laut itu merupakan bentuk perhatian terhadap perkembangan pariwisata di NTB. Bank NTB mengikuti arahan dari Kementerian Koordinator bidang perekonomian terkait Kredit Usaha Rakyat.

Terdapat tiga desa yang menjadi fokus pembiayaan desa wisata yakni Desa Bilebante, Praya Timur, Lombok Tengah, Sembalun, dan Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur. Untuk wilayah Desa Bilebante tersebut terdapat 34 kelompok yang mendapatkan pembiayaan terdiri dari industri kreatif dan pariwisata.

a�?Juga ada satu kelompok dengan 16 anggota di Dusun Bilebante dan Tapon Timur yang memperoleh pembiayaan pariwisata,a�? ujar Komari.

Selanjutnya di Sembalun terdapat 45 kelompok di Desa Sembalun dan Desa Sembalun Lawang juga memperoleh pembiayaan dari segi pariwisata dan pertanian. Dana tersebut terbagi atas dua bentuk baik Kredit Usaha Rakyat maupun dana dari Pengelolaan Dana Bergulir dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Pihaknya menyiapkan anggaran lebih kurang Rp 100 miliar untuk pembiayaan desa wisata tersebut se-NTB. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk menyukseskan program itu.

a�?Jadi ini pembiayaannya sesuai kebutuhan masing-masing. Kereditnya sektor mikor kecil,dengan nilai pinjaman Rp 25 juta. Kami mendorong kredit sehat sehingga petugas kami harus mempunya kriteria,a�? papar dia. (tan/r3)

Berita Lainnya

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post

BI Sosialisasi Kartu GPN di Kota Bima

Redaksi Lombok Post

Distribusi Kartu Berlogo GPN Dekati Target

Redaksi LombokPost

Avian Brands Peduli Bangun Kembali Lombok

Redaksi Lombok Post

Harga Bahan Bangunan Naik

Redaksi LombokPost