Lombok Post
Bima - Dompu

Bantuan MTsN Kota Bima Belum Jelas

Ilustrasi

KOTA BIMA – Hingga kemarin, MTsN 1 Kota Bima masih berlakukan sistem pagi dan sore untuk persiapan pelaksanaan Ujian Nasiobal Berbasis Komputer (UNBK). Bantuan yang disebut-sebut akan dikucurkan ke sekolah terdampak banjir cukup parah ini, belum jelas kapan terealisasi.

“Belum ada yang terealisasi, baru sebatas komitmen dan pendataan saja,” aku Kasek MTsN 1 H Arifin kepada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin (17/3).

Dikatakan, ada enam ruang kelas yang hingga saat ini sama sekali tidak bisa digunakan. Menurut Arifin, terakhir pihaknya mendapatkan kunjungan Kemenag dan melihat langsung kondisi sekolah. Saat itu dijanjikan, segera mengajukan ke Kemenag pusat untuk segera ditindaklanjuti.Menurut dia, ada dua kemungkinan yang diajukan, yakni rehab berat atau bangun baru.

“Yang menentukan nantinya Kemenag pusat. Apakah bangun baru atau rehab berat,” kata Arifin.

Saat ini, sekolah hanya bisa pasrah memanfaatkan sisa ruangan dan fasilitas yang selamat dari rendaman banjir. Untuk jadwal sekolah pagi dan siang, kata Arifin, kemungkinan hingga Mei mendatang. Karena untuk kelas IX sudah tidak menempuh proses belajar mengajar lagi setelah menghadapi ujian akhir.

“Jadi, ruangannya bisa digunakan maksimal oleh kelas VII dan VIII. Jadwal sekolah bisa masuk pagi semua,” paparnya.

Arifin berharap, bantuan yang sudah dijanjikan baik oleh Kemendikbud atau Kemenag bisa terealisasi sebelum memasuki tahun ajaran baru. Sehingga, proses belajar mengajar dan siswa baru yang masuk ke MTsN 1 bisa maksimal.

Madrasah yang terletak di daerah rawan banjir ini memiliki banyak peminat. Jumlah siswanya terbanyak di Kota Bima. Saat banjir bandang akhir tahun 2016 lalu, sekolah ini terdampak parah. Enam ruangan kelas dan meubelernya hancur terendam dan terseret arus banjir. (Tin/r4)

Berita Lainnya

Banyak ASN Tidak Peduli Lingkungan

Redaksi LombokPost

Rumah Warga yang Dirusak Massa Diperbaiki

Redaksi LombokPost

UNBK di Kota Bima, Hari Pertama Mati Listrik, Hari Kedua Lancar

Redaksi LombokPost

Puluhan Cangkang Penyu Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Kasus Bunuh Diri di Dompu Mengkhawatirkan

Redaksi LombokPost

Wawali Bima Dukung Pelatihan IT bagi Santri

Redaksi Lombok Post

KPK dan Jamwas Pantau Kasus Dam Kota Bima

Redaksi LombokPost

Sandiaga Janjikan Kesejahteraan

Redaksi LombokPost

Nongkrong, Punggung Tertancap Panah

Redaksi LombokPost