Lombok Post
Bima - Dompu

Jangan Asbun soal Bantuan Banjir

Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin. Niko/Radar Tambora

KOTA BIMA – Pascabencana akhir tahun lalu, BNPB mengucurkan anggaran sekitar Rp 10 miliar untuk cash for work. Bantuan tersebut diberikan pada korban banjir masing-masing kepala keluarga mendapat Rp 500 ribu.

A�Bantuan tersebut belakangan diklaim oknum tertentu. Mereka mengklaim bantuan merupakan hasil lobi, dan bukan dari pemerintah Kota Bima.

“Ada yang coba mengaku bahwa itu hasil kerja mereka. Jadi jangan asbun, asal bunyi lah,” kata Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin.

Dikatakan, bantuan yang turun tersebut beradasarkan hasil kerja jajaran pemerintah Kota Bima. Serta rekomendasi dari BNPB.

“Nggak kerja apa-apa kok ngaku-ngaku hasil kerja mereka. Harusnya malu dong,” tandasnya.

Qurais mengaku, saat ini sudah ada bantuan dari BNPB berupa pembangunan rumah khusus bagi korban banjir. Tapi masih disiapkan pencairannya, lantaran pemerintah Kota Bima harus menyediakan lahan.

Dia khawatir bantuan rumah ini nantinya diklaim lagi oleh oknum tertentu sebagai usaha dan upayanya. Padahal itu murni kerja jajaran pemerintah Kota Bima.

A�”Suruh aja klaim lagi bantuan ini biar mereka berdosa. Karena memanfaatkan untuk kepentingan sendiri di atas penderitaan orang,” katanya dengan nada lantang.

A�Disamping itu, dia meminta lurah dan camat agar terus sosalisasi soal bantuan dan rencana relokasi. Jangan sampai ada lagi yang tidak paham terhadap bantuan yang akan diberikan. (nk/r4)

Berita Lainnya

Banyak ASN Tidak Peduli Lingkungan

Redaksi LombokPost

Rumah Warga yang Dirusak Massa Diperbaiki

Redaksi LombokPost

UNBK di Kota Bima, Hari Pertama Mati Listrik, Hari Kedua Lancar

Redaksi LombokPost

Puluhan Cangkang Penyu Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Kasus Bunuh Diri di Dompu Mengkhawatirkan

Redaksi LombokPost

Wawali Bima Dukung Pelatihan IT bagi Santri

Redaksi Lombok Post

KPK dan Jamwas Pantau Kasus Dam Kota Bima

Redaksi LombokPost

Sandiaga Janjikan Kesejahteraan

Redaksi LombokPost

Nongkrong, Punggung Tertancap Panah

Redaksi LombokPost