Lombok Post
Selong

Jelang Pilkada Sebaran Hoax Meningkat

DISKUSI: Suasana diskusi tematik tentang realita pemberitaan media dan upaya publik melawan hoax di gedung Dakwah Muhammadiyah, Sabtu (28/1). PDPM For Lombok Post

SELONG – Pemkab Lombok Timur (Lotim) mengingatkan masyarakat untuk tak cepat percaya pada berita yang belum terverifikasi akurasinya. Terutama untuk berita-berita yang tersebar melalui media sosial.
“Boleh jadi itu hoax (berita bohong,Red),” ujar Kadis Kominfo dan Persandian Lotim H Ridatul Yasa, kemarin.

Jika salah mengambil acuan, boleh jadi masyarakat akan terjebak pada berita menyesatkan. Hal tersebut secara khusus diingatkan menyikapi terus meningkatnya aktivitas masyarakat Gumi Selaparang di dunia maya. “Kita harus berpikir cerdas,” katanya mengingatkan.

Berita hoax lanjut Yasa umumnya mendiskreditkan kelompok lain. Dalam banyak kasus, berita bohong itu dibuat berat sebelah tanpa ada klarifikasi dua arah. Tujuannya jelas menjatuhkan satu individu atau kelompok tertentu.
“Hoax itu merusak, jangan sampai kita mempercayainya,”

Dia menyarankan masyarakat menjadikan media resmi sebagai sumber informasi utama. Jika ada hal yang meragukan dan cenderung simpang siur, warga bisa mrnanyakan langsung pada Dinas Kominfo atau Humas Pemkab Lotim.

Jelang pilkada serentak Lotim dan NTB, ia memprediksi penyebaran hoax bakal makin masif. Untuk itu ia menekankan warga tak langsung reaktif dan lebih mengedepankan akal sehat. “Berita yang diterima, apa lagi dari medsos harus disaring betul-betul,” ucapnya.

Hal senada dikatakan Ketua PWI Lotim Dimyati. Dia menyatakan keprihatinan atas maraknya berita bohong belakangan ini. Perkembangan teknologi membuat banyak pihak bisa dengan mudah menerima informasi. “Parahnya kita juga dengan cepat percaya,” ucapnya.

Tak hanya percaya, parahnya tanpa cek dan ricek, para pengguna medsos turut menyebar info tak benar itu. Dia menyarankan para netizen lebih bijak dalam menggunakan media sosial. “Pilah dan pilih dengan cerdas dan bijak, jangan sampai jadi korban hoax,” tukasnya. (yuk/r2)

Berita Lainnya

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Cegah Kematian Ibu Hamil dan Bayi

Redaksi LombokPost

Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost

Banyak Formasi CPNS Tak Terisi

Redaksi LombokPost

Tua, Tapi Semangat Tetap Muda

Redaksi LombokPost

Empat Langkah Menangkal Hoax

Redaksi LombokPost

Sekda Lotim Lantik 81 PNS

Redaksi LombokPost

Ribuan Pelamar CPNS Berguguran

Redaksi LombokPost