Lombok Post
Bima - Dompu

Kejari Mulai Garap SPAM Dodu

Ilustrasi

KOTA BIMA – Kejaksaan Negeri Bima mulai menggarap kasus dugaan korupsi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Dodu. Sebelumnya, sekelompok masyarakat melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Tinggi NTB pada Juni 2016. Namun Agustus 2016, kasus tersebut diserahkan ke Kejari Bima.

Hal itu diakui Kasi Intel Kejari Bima Lalu Muhamad Rasydi pada Radar Tambora (Lombok Post Group), Jum’at (17/3). Rasydi membenarkan Kejari Bima telah menerima pelimpahan penanganan kasus dari kejati.

“Bulan Agustus tahun lalu kami menerima pelimpahan penanganan kasus ini dari kejati,” ujarnya.

Diakui Rasydi, terkait kasus tersebut kejaksaan tengah melakukan pengumpulan data (Puldata). Dan melengkapi beberapa dokumen yang dianggap penting. Sementara beberapa foto pengerjaan proyek sudah mereka kantongi.

“Untuk sementara kami masih melakukan puldata. Foto – foto dari pelapor sudah kami terima,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus tersebut dilaporkan ke Kejati NTB tanggal 19 Juni 2016. Kemudian diserahkan ke Kejari Bima 26 Agustus 2016. Kasus tersebut diserahkan ke kejari karena objek proyek yang dilaporkan berada di wilayah hukum Kejari Raba Bima.

Proyek SPAM Dodu dikerjakan melalui Satker PK SPAM NTB. Dengan besar anggaran proyek tersebut sekitar Rp 8 miliar. Dalam laporannya, proyek tersebut diduga bermasalah pada spek. Ada indikasi pengurangan volume pengerjaan. (yet/r4)

 

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara