Lombok Post
Metropolis

Lahan Tepi Jangkuk Dibebaskan

MEPET SUNGAI: Seorang anak duduk bersama orang tuanya di teras rumahnya yang berada tepat di atas Sungai Jangkuk di Lingkungan Kampung Baru Selaparang, Kota Mataram, Kamis (16/3). Ivan/Lombok Post

MATARAM – Rencana pembangunan jalan di tepi Sungai Jangkuk dipastikan dikerjakan tahun ini.

Seperti jalan yang sudah lebih dahulu dikerjakan dari Jembatan Udayana hingga Jembatan Dasan Agung, jalan ini akan dibuat dari Jembatan Dasan Agung hingga Jembatan Ampenan.

a�?Ini salah satu cara kita juga menata ulang pemukiman warga di sepadan sungai,a�? kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Mahmuddin Tura.

Apalagi, lanjutnya, ada rencana dari wakil wali kota Mataram untuk menata potensi wisata rafting di kawasan itu.

Dengan demikian, penataan pemukiman warga di sepanjang Sungai Jangkuk sangat diperlukan. Menata bangunan terutama yang berimpitan langsung dengan bibir sungai.

a�?Memang ini sesuai dengan perintah pak wali, tidak serta merta digusur, tetapi kita beli,a�? ujarnya.

Harga tanah yang dibebaskan nanti ditentukan berdasarkan perhitungan tim appraisal. Tura mengatakan, dari hasil survei di lapangan, pihaknya mencatat ada 10 rumah yang harus di geser lebih ke tengah. Melalui teknis pembebasan lahan.

a�?Tidak banyak sekitar 10 rumah, di sebelah utara sungai,a�? terangnya.

Jika nilai yang telah ditentukan oleh tim appraisal disetujui, pihaknya akan langsung menyerahkan pada Badan Keuangan Daerah untuk proses pembayarannya.

Sementara, untuk pembangunan jalan dan penataan kawasan, Tura berencana berkoordinasi dengan Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Pemukiman dan Penataan Bangunan (Satker Bangkim).

a�?Ini juga ada program dari BWS untuk penguatan tebing sepanjang Sungai Jangkuk,a�? terangnya.

Dengan adanya akses jalan, rumah warga yang sebelumnya membelakangi sungai, diminta menghadap jalan.

Hal ini selain untuk menambah estetika pemukiman, juga warga bisa memanfaatkan untuk kepentingan ekonomi. Di samping ikut mengawasi kebersihan sungai di sana.

a�?Kalau penataan wisata Jangkuk lebih khusus untuk rafting itu, mungkin kami bisa fokus di APBD Perubahan,a�? terangnya.

Pihaknya hanya perlu menunggu seperti apa rancangan fasilitas wisata yang dibutuhkan sesuai dengan rancangan Dinas Pariwisata nanti. Seperti, berapa titik rest area yang dibutuhkan, bangunan start dan finish rafting.

a�?Untuk kebersihan sungai, nanti saya kerahkan juga pasukan biru,a�? tandasnya. (zad/r3)

Berita Lainnya

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost

Ayo, Keruk Sungai Ancar!

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Harus Nabung Stok Sabar

Redaksi LombokPost

Pol PP Mengeluh Lagi

Redaksi LombokPost

Evi: Kasihan Pak Sudenom

Redaksi LombokPost

Yang Lolos TKD Jangan Senang Dulu!

Redaksi LombokPost

Sekolah Sesak, ABK Terdesak

Redaksi LombokPost