Sportivo

MGMP Surabaya Belajar ke IKIP Mataram

MATARAM – Musyarawah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesenian (MGMP PJOK) SMP dan SMA Negeri/Swasta Kota Surabaya mendatangi Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Mataram, kemarin (17/3). Kehadiran mereka untuk mengadopsi cara IKIP MataramA� membina atlet berdasarkan kurikulum dan praktiknya.

Biro Humas dan Pemasaran IKIP MataramA� Ismail Marzuki mengatakan, rombongan yang datang studi banding 85 orang. Mereka mengamati situasi dan proses pembinaan atlet di IKIP. Rombongan ingin mengetahui resep agar bidang akademik serta olahraga sama-sama sukses.

“Selanjutnya hasil studi itu dijadikan sebagai bahan perbaikan dalam proses belajar mengajar di sekolah,” kata Ismail, kemarin.

Selain itu tujuan mereka datang ke IKIP ingin memberikan suasana baru bagi guru MGMPA� PJOK supaya membangkitkan motivasi dalam peningkatan kinerja. “Kita juga saling tukar pengalaman dengan guru olahraga,”ujarnya.

Bertukar pengalaman, lanjut dia, menjadi pembelajaran penting bagi IKIP Mataram dan seluruh guru olahraga. “Khususnya dalam pengembangan kegiatan keolahragaan di NTB,” bebernya.

Ismail mengatakan, IKIP dipilih menjadi tempat studi banding karena sudah mencetak beberapa atlet yang mampu berprestasi baik tingkat nasional maupun internasional. “Itu pertimbangan mereka datang ke sini,” kata Ismail.

Studi banding ini mengawali kerja sama IKIP dengan sekolah yang ada di Surabaya, khususnya untuk pembinaan olahraga. Hal itu, sesuai dengan prinsip IKIP. “Kita selalu siap bekerja sama dengan siapapun untuk pengembangan olahraga di NTB,” jelasnya.

Dia berharap, kedepan IKIP Mataram bisa bekerja sama dengan seluruh sekolah di NTB untuk menegembangkan kegiatan keolahrgaaan. “Dari Surabaya saja belajar. Kenapa sekolah di sini tidak bekerja sama mengembangkan olahraga,” cetusnya.

Pembina MGMP PJOK Surabaya Sadli mengaku, ada tambahan ilmu setelah datang studi banding ke IKIP Mataram. Bertukar pikiran menyangkut olahraga, kata dia, sangat bermanfaat bagi seluruh peserta. “Tidak hanya teori saja. Kita juga semakin akrab dengan berolahraga bersama,” ujarnya. (arl/r10)

Related posts

Keputusan Andy Dipertanyakan

Redaksi Lombok post

Fokus Benahi Fisik dan Teknik

Iklan Lombok Post

Geber Koordinasi Antar Lini

Iklan Lombok Post