Lombok Post
Kriminal

Motor Belum Kembali, Ibu Nur Dipolisikan

DIPERIKSA: Nur (kanan) saat diperiksa Kasatreskrim Polres Loteng AKP I Made Yogi, di ruang Satreskrim Polres Loteng, kemarin (17/3). Wanita 40 tahun itu diduga menggelapkan lima unit motor yang ia sewa. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM – Nur, 40 tahun, ibu rumah tangga asal Desa Sengkereng, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah (Loteng) kini harus berurusan dengan polisi. Ini terkait dugaan penggelapan motor sewaan yang dituduhkan kepadanya.

Menurut polisi, pelaku sebelumnya sempat menyewa motor milik Sutiranto. Dia menyewa empat unit Honda Vario dan satu unit Yamaha Mio. Dalam perjanjian sewa menyewa tersebut, Nurhayati meminta jangka waktu penyewaan selama empat hari. Dimulai sejak Kamis (16/2) hingga Senin (20/2).

a�?Modusnya dengan menyewa motor dulu,a�? kata Kasatreskrim Polres Loteng AKP I Made Yogi, kemarin (17/3).

Selanjutnya, setelah waktu empat hari sewa motor tersebut habis, Nur meminta perpanjangan waktu sewa. Sayangnya, dalam perjanjian sewa perpanjangan yang kedua ini, pelaku disebut ingkar.

Nur tidak mengembalikan motor, sesuai dengan kesepakatan. Sementara korban, sempat menanyakan penyebab pelaku tak kunjung mengembalikan motor yang disewa. Namun, jawaban yang diperoleh tak memuaskan.

Bahkan, pelaku seolah-olah lepas tangan atas tidak dikembalikannya motor tersebut. Kepada korban, Nur malah mengaku tidak mengetahui keberadaan motor yang ia sewa.

Karena itu, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi, Senin (13/3). Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi bergerak menangkap Nur di kediamannya beberapa hari lalu.

Interogasi sementara yang dilakukan polisi, pelaku mengaku motor tersebut disewakan kembali. a�?Katanya disewakan lagi, karena itu masih kita dalami, ke siapa pelaku ini menyewakan motor itu,a�? pungkas Yogi.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost